Sabtu, 3 Oktober 2026

Kadin Jatim: Potensi Besar Saja Tak Cukup, Proyek Investasi Harus Siap Dieksekusi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Adik Dwi Putranto Ketua Kadin Jawa Timur berbicara dalam rangkaian East Java Investment Forum (EJIF) 2026, Sabtu (3/10/2026). Foto: Kadin Jatim

Jawa Timur dinilai perlu menggeser fokus pengembangan investasi dari sekadar menawarkan potensi menjadi memastikan setiap proyek siap dieksekusi dan dibiayai.

Adik Dwi Putranto Ketua Umum Kadin Jawa Timur mengatakan, investor tidak hanya mempertimbangkan besarnya potensi ekonomi sebuah daerah.

Kepastian lahan, infrastruktur, utilitas, perizinan, sumber daya manusia hingga ketersediaan pemasok menjadi bagian penting sebelum modal ditanamkan.

“Potensi investasi tidak sama dengan kesiapan investasi. Investor tidak menanamkan modal hanya karena ada potensi, tetapi membutuhkan jalur yang jelas menuju operasi dan ekspansi,” kata Adik dalam East Java Investment Forum (EJIF) 2026, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Adik, Jawa Timur telah memiliki basis ekonomi yang besar. Kontribusi ekonomi Jawa Timur disebut mencapai 14,34 persen terhadap total PDRB 38 provinsi di Indonesia. Sementara investasi rata-rata menyumbang sekitar 27 persen terhadap perekonomian Jawa Timur.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 3 Oktober 2026
28o
Kurs