Kamis, 29 Oktober 2020

Meski Masih Pandemi, Bisnis Tanaman Anggrek Membaik

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Yvonne Mustika Sutanto Pemilik Gerai Bunga Anggrek Von Florist Semarang yang membuka gerai di Surabaya. Foto: Istimewa.

Salah satu usaha yang terdampak Pandemi Covid-19 adalah usaha tanaman hias. Penjualan tanaman hias seperti Anggrek misalnya, merosot sejak merebaknya Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Tapi minat masyarakat berangsur membaik.

Yvonne Mustika Sutanto Pemilik Gerai Bunga Anggrek Von Florist Semarang yang menyatakan itu. “Sekitar Mei penjualan mulai naik karena orang membeli bunga untuk ditanam di rumah selama WFH,” ujarnya.

Dia mengakui, dampak pandemi bagi bisnis tanaman Anggrek memang sangat dia rasakan. Tapi Von Florist berinovasi dengan membawa pesan tersendiri kepada pasar bisnisnya yang memang menyasar kalangan middle up.

Salah satu pesan yang dia bawa, merawat bunga dan tanaman hias dapat menjadi hiburan tersendiri di tengah pandemi. Merawat Anggrek Bulan misalnya, bisa meredakan kejenuhan dan konon Anggrek Bulan bisa mendatangkan rejeki.

“Anggrek ini bunga populer. Karena selain perawatannya mudah, Anggrek menawarkan pesona bloom (mekar) dan kuncup sebagai simbol kehidupan baru,” ujarnya dalam rilis yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (19/9/2020).

Seiring membaiknya pasar bisnis Anggrek premium inilah, Von Florist yang merupakan distributor Eka Karya yang bergerak di bidang green house khusus budidaya tanaman anggrek memberanikan diri membuka gerai di Surabaya.

Von Florist membuka gerai barunya di Ruko Villa Bukit Mas Surabaya sebagai gerai kedua setelah Semarang yang menyediakan bermacam Bunga Anggrek. Dari Anggrek Premium putih, premium merah, dan jenis novelty dengan bintik-bintik.

Yvone membuka gerai baru di Surabaya di tengah pandemi untuk mengenalkan Eka Karya sebagai simbol anggrek bulan. Dia melihat peluang bisnis anggrek bulan di Surabaya masih terbuka lebar. Karena pemain anggrek premium masih sedikit.

Karena menyasar pasar premium, Von Florist memang menawarkan anggrek pemberian yang dipadukan dengan pot menarik dengan harga yang juga premium, yakni setiap batang Anggrek mencapai Rp320 ribu.

Salah satu yang membedakan anggrek Von Florist dengan toko lainnya adalah penggunaan kawat menyerupai batang bunga asli. Adapun ciri khas anggrek Eka Karya yang dijual di Von Florist umumnya punya 10-12 kelopak.

Selain menjual anggrek hidup, Von Florist juga menawarkan sistem rental atau sewa Anggrek. “Di Semarang kami sudah masuk ke perbankan, perhotelan, personal, dan pemerintahan. Kami mulai kenalkan di Surabaya,” jelasnya.

Dalam pembukaan gerai di Surabaya, Von Florist pun memberikan promo diskon 20 persen sampai akhir September mendatang. Selain itu, pembelian anggrek juga mendapat bio gel dan panduan perawatan.

Yvonne pun membagikan tips merawat anggrek. Cukup disiram dua kali seminggu agar bunga awet dan tidak cepat rontok. Anggrek juga tidak perlu dijemur langsung di bawah sinar matahari.

“Disiram pada akarnya saja. Misal untuk satu batang tanaman cukup satu gelas air mineral. Jangan disiram di bunganya, nanti bisa layu,” katanya.(den/bid)

Berita Terkait

Kupas Tuntas Tanaman Hias Favorit Pemula

Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
33o
Kurs