Selasa, 7 Desember 2021

Antisipasi Antrian, KBS Tambah Layanan Pembelian Tiket Masuk

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pengunjung KBS tetap wajib menjalankan protokol kesehatan, Sabtu (15/5/2021). Foto: Totok suarasurabaya.net

Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) menambah layanan pembelian tiket untuk mengantisipasi antrean pengunjung.

Agus Supangkat Humas PDTS KBS mengatakan, ini dilakukan sebagai bagian penerapan protokol kesehatan.

“Kalau sebelumnya memang hanya pembelian tiket lewat aplikasi saja. Sekarang kami tambah layanan untuk mengantisipasi antrian, atau kerumunan. Layanan pakai aplikasi ternyata masih banyak yang tidak menggunakannya. Padahal jauh hari sudah kami sosialisasikan,” kata Agus, Sabtu (15/5/2021).

Tambahan layanan tersebut, lanjut Agus adalah dengan menggunakan e-money dan pembelian tiket secara langsung. Penggunaan e-money sudah dikoordinasikan dengan sebuah bank. Dan untuk pembelian tiket secara langsung dijadikan alternatif terakhir bagi pengunjung.

“Kalau aplikasi pembelian tiket tidak punya, e-money tidak ada, maka kami arahkan beli tiket langsung. Tapi jangan lupa bahwa pembelian tiket secara langsung itu pilihan terakhir. Sebaiknya masyarakat punya aplikasi pembelian tiket atau e-money. Karena ini untuk mempermudah masyarakat,” tambah Agus.

Dari evaluasi sementara yang dilakukan manajemen, kata Agus banyak warga masyarakat yang sudah sampai di depan loket pembelian tiket terpaksa gigit jari lantaran tidak ada layanan pembelian tiket secara langsung. Yang lain yaitu antrian di depan pintu masuk KBS juga perlu diantisipasi.

Oleh karena itu, manajemen PDTS KBS yang menjalankan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19 ini mengambil langkah praktis antisipasi segala kemungkinan, agar masyarakat tetap nyaman menikmati liburan sekaligus aman.

Diambil dari catatan jumlah pengunjung di hari Lebaran pertama pada Kamis (13/5/2021) sudah lebih dari 2000 orang pengunjung mendatangi KBS. Dan di Jumat (15/5/2021) hari ke dua Lebaran ada lebih dari 3.000 pengunjung mendatangi KBS. “Padahal prediksi kami rata-rata pengunjung di masa pandemi ini hanya sekitar 1.500 orang saja. Ternyata di luar dugaan, ” ujar Agus.

Karenanya sebagai antisipasi pada antrian dan kerumunan yang memang harus dilakukan di masa pandemi ini sebagai bagian protokol kesehatan, maka penambahan layanan pembelian tiket jadi pilihan tepat. (tok/frh/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 7 Desember 2021
25o
Kurs