Minggu, 14 Agustus 2022

Khofifah: KEK Singhasari Akan Menjadi Pusat Industri Animasi

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat meninjau lokasi KEK Singhasari, Malang, Sabtu (12/6/2021). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur berharap kelas industri Animasi di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari Malang bisa terwujud tahun ini.

Sampai sekarang, kata dia, KEK Singhasari menyiapkan 300 orang animator dalam rangka mewujudkan kawasan itu jadi pusat animator dan produksi film di Indonesia.

“Di tahap awal nanti, akan kami bangun kelas industri animasi. Sementara kami tempelkan di SMK Negeri 2 Singasari. Kalau sarana prasarananya mencukupi, akan kami tingkatkan sebagai SMK tersendiri,” katanya.

Khofifah menyampaikan itu saat meninjau kesiapan proyek kawasan ekonomi khusus yang berada di area Singhasari Residence, Kabupaten Malang itu, Jumat (11/6/2021) kemarin.

Pembangunan KEK Singhasari Kabupaten Malang masih berlangsung. Sudah siap lahan seluas 120,5 hektare yang akan mulai digarap tahun ini.

Khofifah bilang, proses pengolahan lahan yang akan jadi pusat kegiatan ekonomi kreatif di Jatim itu pun tinggal menunggu serah terima KEK Singhasari kepada Pemprov Jatim.

“Begitu sudah diserahkan, langsung kami bangun. APBD-nya sudah siap. Supaya terjadi perkembangan signifikan untuk animator maupun content creator,” katanya.

Pembangunan KEK Singhasari, kata dia, akan diimbangi dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) secara terus menerus, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

“Pemkab Malang sudah siapkan 200 lulusan SMP yang diprioritaskan untuk masuk SMK jurusan animasi. Jadi antara industri yang akan dibangun dengan SDM-nya nyambung,” ujarnya.

Mantan Menteri Sosial itu pun berharap, dengan adanya koneksitas industri dan SDM, keinginan untuk memenuhi kebutuhan industri animasi dan perfilman nasional maupun internasional makin mudah.

“SMK yang akan membangun Pemprov. Kedatangan saya ke sini supaya kami dapat menyegerakan pembangunan SMK di sini, berseiring dengan industri animasi yang akan dibangun di sini,” ujarnya.

Guru yang menjadi tenaga pengajar di kelas industri animator KEK Singhasari banyak berasal dari Malang. Para animator, kata Khofifah, banyak yang berasal dari Malang.

Data yang dia sampaikan, ada sebanyak 200 orang animator yang berpotensi menjadi pengajar SMK Animasi KEK Singhasari berada di Malang. Sedangkan 100 orang ada di Surabaya.

“Mereka akan menjadi guru produktif bagi siswa. Keberadaan sekolah di sini untuk memanfaatkan kawasan Industri animasi dan ke depan untuk produksi film yang ada di sini,” ujarnya.

David Santoso Pengelola KEK Singhasari mengatakan, progres pengembangan KEK Singhasari saat ini sesuai visi dan misi Khofifah Gubernur Jawa Timur.

“Memang permintaan dari industri berharap ada vokasi di dalam kawasan ini untuk memperkuat ekosistem mereka. Jadi kami fasilitasi keinginan itu dengan mengomunikasikan ke Pemprov,” ujarnya.

Pengelola KEK Singhasari terus melakukan proses penyediaan lahan. Tujuannya supaya pembangunan KEK Singhasari bisa segera dilakukan baik oleh Pemprov Jatim maupun Pemerintah Pusat.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
24o
Kurs