Jumat, 3 Desember 2021

Pemerintah Akan Terus Perkuat TIK Keuangan Negara

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Dokumen. Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan dalam Rakorbangpus 2021 di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Foto: Antara

Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan mengatakan, pihaknya terus menerus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang keuangan negara dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemenkeu Tahun 2022.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Keuangan pada Rapat Kerja Komisi XI DPR, Rabu (22/9/2021).

“(Penguatan TIK) Terutama untuk bidang penerimaan negara yaitu penggalian potensi penerimaan negara melalui penguatan sistem perpajakan yang compatible dengan struktur ekonomi dan menangkap aktivitas perekonomian yang berbasis digital. Kedua, peningkatan akurasi pengalokasian, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Ketiga, percepatan digitalisasi proses bisnis dan mempertahankan standar kualitas layanan di Kemenkeu,” ungkap Menkeu.

Kata Sri Mulyani, penguatan TIK dalam mendukung peningkatan potensi penerimaan negara ditujukan untuk meneruskan program core tax sistem, mengembangkan Centralized Integrated Inter-Connected Automated (CEISA), dan pemeliharaan Sistem Informasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak (SIDJP).

Dalam pengembangan TIK tersebut, menurut dia, Kemenkeu bekerja sama dengan instansi pemerintahan yang lain seperti Kejaksaan Agung, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta instansi lain yang terkait.

Terhadap dukungan peningkatan akurasi pengalokasian, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran, lanjut Menkeu, penguatan TIK diarahkan dalam pengembangan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), Hardware, Software, Lisensi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), Modul Penerimaan Negara, serta OTP SAKTI dan HAI DJPB.

Sedangkan dukungan percepatan digitalisasi proses bisnis dan layanan, Kemenkeu mengembangkan Smart Data Center, sewa jaringan komunikasi data, dan pemeliharaan TIK.

“Ini agar bisnis proses di Kemenkeu juga semakin terdigitalisasi. Transformasi dari cara kerja sudah terasa sekali dengan adanya pandemi. Ini membutuhkan dukungan infrastruktur untuk transforming yang semakin digital dan otomatisasi yang berdasarkan digital teknologi,” pungkas Sri Mulyani.(faz/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
26o
Kurs