Senin, 27 Mei 2024

E-Peken Bantu Pulihkan Ekonomi 30 Toko Kelontong di Surabaya

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Tampilan peken.surabaya.go.id. Foto: Tangkapan layar

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan membangkitkan semangat para pelaku usaha. Melalui E-Peken Surabaya, situs belanja online milik pemkot, para pelaku usaha toko kelontong, UMKM, mau pun SWK, bisa mendapatkan omzet rata–rata Rp50 juta per bulan.

Pinto Yuliwati Koordinator Toko Kelontong E-Peken Surabaya, mengatakan bahwa omzet rata-rata yang didapatkan para pedagang toko kelontong berkisar antara belasan hingga puluhan juta per bulan.

“Pedagang toko kelontong yang bergabung dulu hanya 18 orang, sekarang sudah mencapai 30 orang. Karena secara ekonomi telah berubah total, minimal mereka bisa mencapai Rp10 juta bahkan ada yang telah mencapai Rp50 juta per bulan,” kata Pinto, melalui keterangan yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (30/7/2022).

Menurut Pinto, ini berbeda drastis dengan sebelum ada E-Peken Surabaya, dulu pedagang hanya meraup omzet sampai Rp5 juta perbulan.

“Benar-benar positif dengan adanya E-Peken ini. Apalagi Pak Wali Kota telah mendapat penghargaan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik se-Indonesia saat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 di Denpasar Bali,” ujar pemilik Toko Kelontong Tiga Putra Jaya Kota Surabaya ini.

Sama dengan Zainal Arifin pemilik Toko Kelontong di Jalan Gembongan Surabaya menjelaskan, sejak adanya E-Peken saat pandemi Covid-19, ia telah mendapat banyak keuntungan dengan rata-rata omzet yang didapat mencapai Rp 50 juta.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Eri Cahyadi beserta jajaran PD yang telah membantu mempercepat pemulihan ekonomi dengan membuat aplikasi E-Peken,” jelas Zainal.

Bahkan menurut Zainal, tidak hanya UMKM, Toko Kelontong, dan SWK saja, melainkan juga bahan bangunan yang juga bergabung dalam E-Peken.

“Saat ini telah tersedia berbagai produk usaha yang masuk dalam aplikasi E-Peken, yang diharapkan bisa saling mensejahterakan para pedagang yang telah bergabung. Saya berharap E-Peken ini bisa terus dikembangkan oleh Pemkot Surabaya,” kata dia.

Sebelumnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengatakan, situs belanja online milik Pemkot Surabaya E-Peken, dengan total transaksi yang mencapai Rp 19,2 Miliar selama Januari – Juli 2022. Bahkan, sejak 1 April 2022, E-Peken Surabaya telah dibuka untuk umum.

“Setelah sebelumnya hanya diperuntukkan bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. Kini masyarakat umum bisa mengakses transaksi E-Peken Surabaya melalui https://peken.surabaya.go.id,” kata Eri. (lta/iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Senin, 27 Mei 2024
25o
Kurs