Kamis, 17 September 2026

BPS Catat Indonesia Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ateng Hartono Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS memaparkan Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Antara

Di sisi lain, kelompok transportasi mengalami inflasi 0,52 persen dengan andil 0,06 persen. Bensin menjadi penyumbang terbesar, meskipun harga BBM nonsubsidi turun pada awal Juli.

BPS menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi perbandingan rata-rata harga dengan Juni, ketika harga Pertamax pada awal bulan masih berada di level yang lebih rendah.

Kelompok pendidikan juga mengalami inflasi 0,55 persen. Kenaikan terutama dipengaruhi biaya sekolah dasar, taman kanak-kanak, dan bimbingan belajar pada awal tahun ajaran baru.

Sementara inflasi pada biaya sekolah menengah pertama, biaya akademi atau perguruan tinggi, biaya sekolah menengah atas, taman pendidikan Alquran, kelompok bermain atau PAUD, kursus bahasa asing, dan kursus matematika tidak memberikan andil signifikan terhadap inflasi umum.

Berdasarkan komponennya, harga bergejolak atau volatile food mengalami deflasi sebesar 1,68 persen. Penurunan ini didorong harga bawang merah, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, tomat, jeruk, semangka, dan sawi hijau.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
27o
Kurs