Rabu, 30 September 2026

Destry Damayanti dan Lingkaran Setan Ekonomi Indonesia

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Destry Damayanti Pejabat Gubernur BI Sementara sekaligus Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) menyampaikan keterangan pers di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026). Foto: Antara/ BI

“Pada level ini terjadi persaingan suku bunga antara SRBI, SBN, bunga tabungan, dan bunga bank sentral AS (Fed fund rate). Pemilik modal pun lantas menoleh prosentase kejatuhan nilai tukar yang berkisar di atas 10 persen,” kata Ichsanuddin.

Ia menilai tekanan terhadap perekonomian semakin berat karena Indonesia masih bergantung pada pembiayaan utang sekaligus impor energi, bahan baku, bahan penolong, teknologi, dan berbagai jasa.

Ichsanuddin menyebut total utang Indonesia kini telah mencapai lebih dari Rp10.293 triliun. Kondisi tersebut, menurut dia, memperlihatkan bahwa persoalan ekonomi Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan siapa yang menduduki kursi Gubernur BI.

“Tak heran dari Singapura terbit berita ‘Indonesia Dijual’. Dari Belanda mencuat kabar ‘Indonesia Bankrut?’ (sovereign default),” ujarnya.

Karena itu, Ichsanuddin menilai pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia tidak akan otomatis memutus apa yang ia sebut sebagai “lingkaran setan” pelemahan rupiah dan tekanan ekonomi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 30 September 2026
27o
Kurs