Menurut Nico, perubahan klasifikasi tersebut membuka peluang masuknya dana investor asing ke pasar saham Vietnam.
Kondisi itu menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan pelaku pasar di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
FTSE Russell resmi memasukkan Vietnam ke kelompok emerging market mulai September 2026. Implementasi kenaikan status tersebut dilakukan secara bertahap, sehingga dampaknya terhadap aliran dana asing diperkirakan berlangsung dalam beberapa tahap.
Selain faktor Vietnam, pergerakan bursa kawasan Asia turut dipengaruhi perkembangan harga minyak mentah dan situasi geopolitik di Timur Tengah.
Nico mengatakan harga minyak yang lebih rendah berpotensi mengurangi tekanan inflasi sehingga menjadi sentimen positif bagi pasar.

NOW ON AIR SSFM 100

