Nico menyebut pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga BI. Sebelumnya, BI mempertahankan BI-Rate pada level 5,75 persen dalam RDG Agustus 2026.
“Secara konsensus diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan, sehingga berpotensi mempersempit celah intervensi atau dukungan bagi penguatan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing,” ujar Nico.
IHSG sempat dibuka di zona positif pada awal perdagangan. Namun, indeks kemudian berbalik melemah dan masuk ke zona merah hingga penutupan sesi pertama.
Tekanan berlanjut pada sesi kedua. IHSG bertahan di teritori negatif sampai perdagangan saham berakhir dengan penurunan 1,69 persen.
Berdasarkan indeks sektoral IDX-IC, hanya satu sektor yang mencatat penguatan, yakni sektor barang konsumen nonprimer sebesar 0,23 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

