Selasa, 14 April 2026

IHSG Naik 2,34 Persen, Optimisme Kesepakatan AS–Iran Dorong Pasar Saham

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Selasa (14/4/2026).

IHSG melonjak 175,76 poin atau 2,34 persen ke level 7.675,95. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga ikut menguat 17,96 poin atau 2,41 persen ke posisi 764,32.

Maximilianus Nico Demus pakar saham mengatakan, IHSG menguat mengikuti bursa kawasan Asia, didorong ekspektasi pelaku pasar akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“IHSG menguat di saat bursa regional Asia menguat, ditopang dari sentimen yang membaik menyusul sinyal diplomatik baru antara AS dan Iran. Donald Trump Presiden AS menyatakan bahwa Iran telah berupaya mencapai kesepakatan,” ujar Nico yang dilansir Antara.

Sementara itu, Masoud Pezeshkian Presiden Iran mengisyaratkan kesediaan untuk melanjutkan pembicaraan apabila sesuai dengan hukum internasional.

Pernyataan tersebut muncul setelah perundingan pertama gagal menghasilkan kesepakatan, yang mendorong AS untuk mengumumkan blokade Selat Hormuz.

Sebelumnya, Trump mengatakan Teheran telah menghubungi Washington tidak lama setelah AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pengiriman minyak Iran melalui Selat Hormuz.

“Harapan ada pembicaraan lanjutan tersebut tentunya ini membawa harga minyak turun karena ekspektasi akan potensi kesepakatan, sehingga meredakan tekanan inflasi dan meredam taruhan agresif di bank sentral utama,” kata Nico.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan data retail sales Februari 2026 tumbuh sebesar 6,5 persen year on year (yoy), atau lebih tinggi dibandingkan sebesar 5,7 persen (yoy) pada Januari 2026.

Data retail sales tersebut menunjukkan bahwa aktivitas produksi dan konsumsi masyarakat tetap berlangsung dengan baik, sehingga mencerminkan ketahanan ekonomi dalam negeri di tengah ketidakpastian global saat ini.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 5,45 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor energi yang masing-masing naik sebesar 4,45 persen dan 3,73 persen.

Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen non primer yang turun sebesar 1,18 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RICY, PURI, PPRE, DEFI, dan BAPA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MSIN, TRUK, DFAM, MMIX dan LUCY.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.108.622 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 53,29 miliar lembar saham senilai Rp24,80 triliun. Sebanyak 548 saham naik, 151 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia pada pagi, antara lain indeks Nikkei menguat 1.377,23 poin atau 2,44 persen ke 57.880,00, indeks Shanghai menguat 38,07 atau 0,95 persen ke 4.026,63, indeks Hang Seng melemah 211,47 poin atau 0,82 persen ke 25.872,32, dan indeks Strait Times menguat 24,59 poin atau 0,49 persen ke 5.008,76. (ant/ily/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 14 April 2026
29o
Kurs