Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Negosiasi Harga Ekspor Listrik Hijau ke Singapura

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Sejumlah pekerja memasang jaringan transmisi tenaga listrik. Foto: PLN

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengungkapkan bahwa proses negosiasi harga ekspor listrik hijau dari Indonesia ke Singapura masih berjalan, dengan tujuan menghasilkan kesepakatan yang memberi manfaat ekonomi seimbang bagi kedua negara.

“Nah, terkait dengan harga listrik ke Singapura, proses tahapannya berjalan, tetapi kita masih menegosiasikan harga. Regulasi kita memang menempatkan harga itu di pemerintah. Kita ingin ada win-win, saling menguntungkan,” ujar Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM, dalam keterangan resmi yang dilansir Antara, Selasa (7/7/2026).

Bahlil Lahadalia mengingatkan bahwa berdasarkan regulasi yang berlaku, kewenangan penentuan harga listrik berada di tangan pemerintah. Ia menegaskan, Indonesia menginginkan kesepakatan yang bukan hanya membuka peluang ekspor energi, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi yang seimbang bagi kedua belah pihak.

“Kita ingin ada win-win, saling menguntungkan. Kerja sama itu harus saling menguntungkan kedua pihak. Tinggal di titik itu saja dan saya pikir sebentar lagi akan ada titik temu,” kata dia.

Bahlil Lahadalia menilai, secara umum perkembangan kerja sama Indonesia-Singapura di sektor ini berjalan positif, meski proses negosiasi harga belum sepenuhnya rampung.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Minggu, 18 Oktober 2026
33o
Kurs