Selasa, 6 Oktober 2026

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

PCE Price Index tercatat 3,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada Agustus 2026, lebih rendah dari konsensus pasar sebesar 3,7 persen yoy.

Tekanan terhadap dolar AS juga datang dari data ketenagakerjaan. Nonfarm payrolls (NFP) AS dilaporkan hanya bertambah 29 ribu lapangan kerja pada September 2026, jauh di bawah perkiraan.

Tingkat pengangguran AS juga naik menjadi 4,2 persen pada September dari 4,1 persen pada bulan sebelumnya.

Dilansir dari Antara, kenaikan lapangan kerja September tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Agustus yang mencapai 133 ribu.

Sebelumnya, ekonom yang disurvei Reuters dan The Wall Street Journal memperkirakan pertambahan payroll September berada di kisaran 84 ribu hingga 90 ribu.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 6 Oktober 2026
30o
Kurs