Senin, 24 Agustus 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.721, Pasar Soroti Defisit Transaksi Berjalan Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net

Meski transaksi berjalan mencatat defisit yang lebih besar, kondisi neraca pembayaran Indonesia (NPI) secara keseluruhan masih relatif terjaga.

Pada kuartal II 2026, NPI mencatat defisit 900 juta dolar AS. Angka tersebut jauh membaik dibandingkan defisit 9,1 miliar dolar AS pada kuartal I 2026.

Perbaikan NPI terutama ditopang transaksi modal dan finansial yang berbalik mencatat surplus 12 miliar dolar AS. Pada kuartal sebelumnya, transaksi modal dan finansial justru mengalami defisit 4,8 miliar dolar AS.

Namun, Ibrahim mengingatkan tekanan terhadap transaksi berjalan berpotensi berlanjut apabila harga minyak dunia tetap tinggi, impor minyak masih kuat, sementara ekspor menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi global.

“Namun, para analis memperingatkan bahwa kesenjangan transaksi berjalan Indonesia ini mungkin akan terus berlanjut seiring dengan tetap tingginya harga minyak mentah, volume impor minyak yang tetap kuat, serta melemahnya ekspor akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi global,” katanya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 24 Agustus 2026
28o
Kurs