Rabu, 23 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Hari Ini, Pasar Antisipasi The Fed

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih ketat tersebut turut menopang dolar AS dan menjaga imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury tetap tinggi.

Kondisi itu dapat memengaruhi pergerakan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain perkembangan kebijakan The Fed, pelaku pasar juga menantikan sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat.

Di antaranya data awal Purchasing Managers’ Index (PMI) S&P Global dan survei Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM) untuk September.

“Pasar juga akan memantau serangkaian pernyataan dari para pejabat The Fed untuk mendapatkan petunjuk terkini mengenai arah kebijakan di masa mendatang,” ujar Ibrahim.

Di pasar domestik, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga mencatat pelemahan rupiah. Pada Selasa, JISDOR berada di level Rp17.883 per dolar AS, melemah dari posisi sebelumnya Rp17.813 per dolar AS. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
28o
Kurs