Kamis, 23 Juli 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Investor Respons Positif Kondisi Fiskal Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir pasar sempat dibayangi kekhawatiran bahwa defisit anggaran berpotensi melampaui batas yang ditetapkan pemerintah.

“Beberapa bulan terakhir, banyak dana asing yang keluar karena kekhawatiran defisit bisa melewati 3 persen, bahkan ada yang memperkirakan mencapai 4 persen,” ujarnya dilansir dari Antara.

Berdasarkan laporan pemerintah, pendapatan negara hingga Juni 2026 mencapai Rp1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target APBN sebesar Rp3.153,6 triliun.

Penerimaan tersebut ditopang oleh penerimaan perpajakan sebesar Rp1.187,8 triliun yang terdiri atas penerimaan pajak Rp1.035,7 triliun dan kepabeanan serta cukai Rp152 triliun. Sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp271 triliun.

Di sisi belanja, realisasi belanja negara tercatat Rp1.656 triliun atau 43,1 persen dari target APBN 2026, meningkat 17,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 23 Juli 2026
26o
Kurs