Sabtu, 8 Mei 2021

Kemenparekraf Dukung Konser Kreatif Virtual Jazz Goes to Campus ke-43

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
kunto-aji-jazz-goes-to-campus Kunto Aji saat tampil dalam konser kreatif virtual Jazz Goes to Campus ke-43. Foto: Antara/Birkom Kemenparekraf

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung ajang konser musik Jazz Goes to Campus (JGTC) ke-43 yang digelar secara virtual (dalam jaringan/daring).

Rizki Handayani Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf menyatakan, kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi kementeriannya dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, itu juga merupakan upaya untuk mendukung perguruan tinggi, khususnya para mahasiswa agar tetap berkarya dan menciptakan kreativitas tanpa batas di masa pandemi.

“Apresiasi kepada penyelenggara The 43rd Jazz Goes to Campus atas upaya dan kerja kerasnya untuk tetap melaksanakan kegiatan ini secara daring sebagai cara membangkitkan antusiasme penggemar jazz bahwa konser tetap bisa dinikmati di situasi pandemi secara daring,” kata Rizki dikutip Antara, Minggu (14/2/2021).

Menurut Rizki, festival jazz yang memadukan unsur kreativitas dengan teknologi ini diharapkan menjadi solusi agar konser jazz di Indonesia tetap bisa hadir memberi hiburan bagi masyarakat dan komunitas penikmat musik jazz di tengah pandemi Covid-19.

“Suguhan dari para pengisi acara itu kemudian disiarkan secara live streaming sehingga dapat dinikmati penonton dari rumah,” katanya.

Rizki juga mengapresiasi kesadaran mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia selaku panitia pelaksana festival ini dalam menggaungkan pentingnya penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (“Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability”) secara ketat di lokasi acara.

Itu dibuktikan oleh panitia dengan menayangkan video penerapan protokol kesehatan di sela-sela pergantian penampil.

“Konser musik jazz virtual ini tetap diselenggarakan dengan selalu memperhatikan protokol-protokol kesehatan berbasis CHSE pada penyelenggaraan kegiatan (events) kepada seluruh panitia, tim produksi, dan pengisi acara,” ujar Rizki.

Konser yang pertama kali digagas pada 1978 ini dilaksanakan selama dua hari: Sabtu (13/2/2021) dan Minggu (14/2/2021) mengusung tema “Rediscover Your Jazzpression!”

Konser ini bisa disaksikan secara daring melalui media streaming GoPlay dan LOKET Live.

Di hari pertama, acara ini dimeriahkan penampilan penyanyi Kunto Aji, Fariz RM, Adikara Fardy, dan Ten2Five.

Dalam kesempatan itu, Kunto Aji mengungkapkan bahwa pandemi ini membuat semua orang, termasuk musisi, harus bersabar karena banyaknya panggung pagelaran musik yang ditunda ataupun dibatalkan.

Namun, ia berharap masyarakat Indonesia dapat tetap kreatif di tengah-tengah masa sulit karena pandemi Covid-19

“Panggung kami tentu tidak sebanyak biasanya. Cuma, kita berharap bisa bertahan, itu saja. Di masa pandemi ini paling penting ‘survive’ dulu, setelah itu kita bangun sama-sama,” ungkap Kunto Aji.(ant/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Sabtu, 8 Mei 2021
29o
Kurs