Pengusaha hotel di Tulungagung mengeluhkan razia polisi terhadap pasangan mesum selama bulan Ramadhan. Razia mengakibatkan pendapatan hotel turun drastis.
FAJAR PUJI LAKSONO Anggota Komisi D DPRD Tulungagung seperti dilaporkan MAYA reporter DSS Trenggalek dalam jaring Suara Surabaya, Senin (24/09), mengatakan keluhan tersebut baru saja diterima dari para pengusaha hotel.
Pengusaha hotel sebenarnya mendukung razia polisi terhadap pasangan mesum yang menginap di hotel. Namun pelanggan atau keluarga yang beristirahat dan bukan pasangan mesum, ikut tergagngu. Karena itu pemilik hotel sering mendapat komplain dari para pelanggannya.
Dewan sendiri masih menampung keluhan tersebut dan akan berkomunikasi lebih insenif lagi dengan pihak hotel dan kepolisian. Dengan demikian, diharapkan tidak ada pihak yang merasa dirugikan terkait dengan razia tersebut. (tys/tin)
NOW ON AIR SSFM 100

