Pemerintah Indonesia mulai membebaskan lahan Kampung Haji di Arab Saudi sebagai tahap awal pembangunan, guna meningkatkan layanan jemaah.
“Lokasinya sangat dekat, nanti akan ada akses khusus, seperti tunnel (terowongan) agar jemaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain,” ujar Muhadjir Effendy Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji di Surabaya, Kamis (30/4/2026), yang dikutip dari Antara.
Adapun Kampung Haji akan dibangun di kawasan Jabal Hindawiyah dengan jarak sekitar dua hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Ia memaparkan, pada tahap awal pembangunan, pemerintah menyiapkan tiga tower yang mampu menampung sekitar 1.600 orang. Tower tersebut ditargetkan mulai digunakan pada musim haji tahun depan setelah pengelolaannya diambil alih oleh Danantara.
Proyek ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak pemerintahan Joko Widodo Presiden ke-7 RI, dan kini dilanjutkan oleh Prabowo Subianto Presiden.
“Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” kata Muhadjir.
Kawasan tersebut direncanakan akan dibangun ratusan tower hunian untuk menampung sebagian besar jamaah haji Indonesia.
Saat ini sekitar 54 hektare tengah dalam proses pembebasan, dari total kebutuhan lahan sekitar 84 hektare.
Terkait pembiayaan, proyek ini akan mengandalkan skema investasi yang dikelola Danantara dengan melibatkan sejumlah investor, termasuk dari Arab Saudi, serta tidak berkaitan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Lalu, guna menutup kebutuhan operasional tanpa membebani jemaah, pemerintah menyiapkan rencana pendanaan tambahan sekitar Rp1,7 triliun.(ant/mar/bil/ham)
NOW ON AIR SSFM 100

