Rabu, 30 September 2020

Jokowi Presiden Berikan Bantuan untuk Pemilik Warung yang Dijarah Massa Aksi 22 Mei

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden saat menerima Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019, di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019, hari ini mendapat undangan khusus bertemu Joko Widodo Presiden, di Istana Merdeka, Jakarta.

Keduanya diundang ke Istana Kepresidenan, sesudah Presiden mengetahui musibah yang mereka alami dari berbagai pemberitaan media massa.

Abdul Rajab yang membuka kios di kawasan Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat, mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp30 juta setelah kerusuhan.

“Pas malam itu massa dihalau aparat, mereka lari sambil menjarah. Pecah-pecahin warung pedagang kaki lima,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria berusia 62 tahun itu mengaku terkejut dapat undangan bertemu Presiden dan memperoleh bantuan. Kalau bantuan dari Presiden sudah diterima, dia bilang akan segera kembali membuka usaha.

“Alhamdulillah Bapak Presiden bantu kami. Kami bisa berusaha lagi besok,” tuturnya.

Sementara itu, Ismail yang juga jadi korban kerusuhan, mengaku kehilangan barang dagangannya serta sejumlah tabungan. Total kerugian dari kejadian tersebut diperkirakan Rp20 juta.

“Alhamdulillah ada sumbangan dari Bapak Presiden. Ketemu Bapak Presiden saya ucapkan banyak terima kasih,” ujar Ismail.

Pria berusia 68 tahun itu pun berharap musibah yang dialaminya tidak terulang lagi di kemudian hari.

“Jangan kejadian lagi kayak gitu. Kejadian kayak gitu udah ngeri,” ucapnya. (rid/tin/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Rabu, 30 September 2020
31o
Kurs