Jumat, 3 Desember 2021

766 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Ucapan terima kasih pasien Covid-19 yang sembuh kepada tenaga kesehatan. Mereka bisa pulang dari isolasi di Asrama Haji Surabaya. Foto: Istimewa.

Tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus bertambah. Febria Rachmanita Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya mengatakan, hal itu tidak lepas dari masifnya upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu, kata dia, juga berkat adanya mobil PCR dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sehingga membuat diagnosa menjadi lebih cepat.

Berdasarkan rilis yang diterima suarasurabaya.net, Dinkes Kota Surabaya mencatat, hingga Sabtu, (06/06/2020), data kumulatif pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Surabaya mencapai 766 orang. Dalam empat hari terakhir, angka pasien sembuh di Surabaya terus bertambah.

Rinciannya, pada Rabu (03/06/2020) ada 240 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Kemudian pada Kamis (04/06/2020), ada 70 orang. Lalu, pada Jum’at (05/06/2020) ada 132 orang. Sementara itu, pada Sabtu (06/06/2020) ada 24 tambahan pasien sembuh.

“Kita bisa lihat dan kita bisa dapat data itu karena ada lab yang bisa cepat selesai. Pertama ada bantuan mobil PCR dari BIN, lalu dari BNPB. Kemudian, ada bantuan lagi alat dari BIN selengkap dengan real time PCR yang masa kerjanya mulai dari unboxing, ekstracting, kemudian masuk ke mesin PCR itu kurang lebih 7 jam 45 menit,” kata perempuan yang akrab disapa, Sabtu (06/06/2020).

Pihaknya memprediksi, tren kesembuhan pasien Covid-19 di Surabaya ke depan akan terus bertambah. Tren kesembuhan pasien ini paling banyak berasal dari Hotel Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hingga saat ini pihaknya menyatakan masih terus melakukan verifikasi data pasien tersebut.

“Besok ada potensi sembuh sekitar 127 an. Karena ini masih verifikasi. Insya Allah tambah terus (pasien sembuh), paling banyak tingkat kesembuhannya di Asrama Haji,” paparnya.

Menurut dia, tingkat kesembuhan pasien yang dirawat di Hotel Asrama Haji begitu besar karena beberapa faktor. Salah satunya adanya fasilitas pendukung yang disiapkan pemkot untuk mendorong mereka agar imunitas tubuhnya tetap terjaga.

“Karena mungkin di sini (Asrama Haji) mereka gembira. Ada kegiatan senam, ada badminton, sepak bola, bulu tangkis serta taman bacaan. Dan permakanan vitamin susu juga kita berikan semuanya. Kalau kita melihat dari hasil, area penyembuhan banyak dari sini,” pungkasnya. (ang/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs