Sabtu, 21 Mei 2022

Sampai 9 Juni, BIN Dapati 651 Positif Covid-19 di Surabaya

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Rapid test gratis dari Pemkot Surabaya dan Badan Intelejen Negara (BIN) di depan Taman Mundu, Jalan Juwet, Tambaksari, Surabaya, Selasa (2/6/2020). Foto : Anton Surabaya City Guide

Badan Intelijen Negara (BIN) bergerilya menggelar pengetesan Covid-19 di Surabaya, Jawa Timur dan mendapatkan hasil sebanyak 651 orang positif virus corona.

Mayor Jenderal TNI Suyanto, Staf Khusus Kepala BIN, dalam keterangannya yang dilaporkan Antara, Rabu (10/6/2020), menjelaskan, BIN telah menggelar uji cepat sebanyak 22 kali di 13 lokasi selama 12 hari sejak 29 Mei-9 Juni 2020. Sebanyak 16.101 warga Surabaya ikut sebagai peserta uji cepat itu.

Uji cepat itu merupakan arahan langsung dari Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Gunawan Kepala BIN untuk memutus rantai penularan Covid-19. Uji cepat diiringi uji usap sejak 29 Mei dan direncanakan berakhir sampai 15 Juni 2020.

“Untuk yang reaktif sampai 9 Juni ini sudah 2.150 orang, mereka lalu melanjutkan dengan menjalani uji usap. Artinya angka reaktif ini sekitar 13,35 persen dari jumlah peserta uji cepat, hasilnya sebanyak 651 orang dinyatakan positif Covid-19,” katanya.

Total yang positif Covid-19 hasil dari tes jika dipersentasekan maka didata sekitar 27,5 persen dari jumlah yang sudah diuji usap dinyatakan positif Covid-19.

Gelaran uji cepat massal Covid-19 secara maraton di Surabaya itu, kata dia, mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan di Surabaya.

KH Muhibbin Zuhri Ketua PC NU Surabaya, menyebut uji cepat ini bermanfaat luar biasa untuk warga di tengah angka kasus positif yang terus meninggi dan masuk dalam zona merah.

“Kami menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya khususnya kepada BIN dan seluruh jajaran yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan uji cepat di beberapa tempat di Surabaya,” ucap Zuhri.

Zuhri berharap dengan adanya rapid test itu, maka Pemerintah Kota Surabaya bisa lebih cepat dan tepat untuk memutus rantai penularan Covid-19. Zuhri juga berharap dengan rapid test, Surabaya dapat cepat keluar dari Covid-19 dan kembali ke kehidupan normal.

“Saya yakin manfaatnya luar biasa yakni memetakan kasus Covid-19 di Surabaya, sehingga Pemerintah Kota Surabaya bisa melakukan penanganan secara cepat dan tepat, semuanya tentu demi kesehatan dan kesejahteraan semuanya,” kata dia.

Ia juga berharap sinergi BIN dengan Pemerintah Kota Surabaya serta masyarakat tentunya bertujuan agar segera mewujudkan Surabaya bebas Covid-19.

Adi Sutarwijono Ketua DPRD Surabaya, juga menyambut baik gelaran uji cepat massal Covid-19 oleh BIN secara maraton di Surabaya. Menurut dia, uji cepat ini memang sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penularan Covid-19.(ant/iss/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
25o
Kurs