Rabu, 30 September 2020

Into The Chinese Culture Kenalkan Budaya Tiongkok

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu diantara peserta kompetisi Into The Chinese Culture UK Petra Surabaya dengan dandanan khas. Foto: Humas UK Petra Surabaya

Into The Chinese Culture, adalah pagelaran program studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, yang mengajak sekaligus mengenalkan kebudayaan Tiongkok pada anak muda dan kali ini bertajuk: Learn, Play, Explore China (LPE).

“Kami ingin mengenalkan sekaligus menambah pengetahuan bagi anak-anak muda khususnya terkait mengenai kebudayaan Tiongkok. Pada kompetisi ini ada dua bentuk lomba yaitu lomba desain poster dan lomba story telling,” terang Sherly Paulina Lin, ketua panitia Into The Chinese Culture.

Kompetisi yang digelar secara online ini berhasil mengumpulkan 47 karya poster dari 43 SMA se Indonesia dan 27 karya video story telling dari 22 SMA se Indonesia. Dari kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya anak muda lebih berminat pada budaya Tiongkok.

Kompetisi yang sifatnya individu ini, membebaskan para pesertanya yaitu memilih salah satu lomba atau mengikuti keduanya. “Kompetisi ini mengajak peserta membahas mengenai kebudayaan Tiongkok seperti suku-suku di Tiongkok, hari raya, makanan, tempat bersejarah dan masih banyak lainnya,” ujar Sherly.

Peserta lomba desain poster diminta membuat poster dalam bentuk digital menggunakan Adobe Photoshop atau CorelDraw dengan ukuran A3. Dapat menggunakan Bahasa Mandarin atau dicampur dengan Bahasa Inggris.

Sedangkan untuk kompetisi bidang story telling para peserta diminta membuat sebuah Vlog dan wajib bercerita dalam Bahasa Mandarin dengan durasi masing-masing antara 3 menit sampai dengan 5 menit.

Kompetisi desain poster Into The Chinese Culture kali ini juara pertama direbut Athena Aileen dari SMAK St. Louis 1, Surabaya. Sedangkan untuk kompetisi story telling juara direbut Cynthia Laurene dari SMAK Hikmah Mandala, Banyuwangi.

Budi Kurniawan S.Kom., B.A., M.Hum., juri sekaligus dosen Bahasa Mandarin UK Petra Surabaya menilai bahwa karya poster Athena Aileen cukup layak jadi juara lantaran unik sekaligus informatif dan mudah dicerna.

“Desainnya unik, cute dan informatif. Karya Athena yang mengangkat nuansa Qingming atau Hari Raya Ziarah, dengan nuansa duka berubah jadi bersahabat tetapi tetap respectful. Informasi yang disajikan naratif dan mudah dicerna. Ini layak juara,” terang Budi Kurniawan, Senin (3/8/2020).

Sedangkan menurut Cynthia Laurene B.A., M.A., M.Pd., juri kompetisi story telling Into The Chinese Culture, bahwa aksi Cynthia saat menyampaikan story terasa natural dan memang lebih bagus dibandingkan dengan peserta-peserta lain yang sebenarnya juga bagus. Tetapi Cynthia punya kelebihan yang tidak dimiliki peserta lain.

“Penampilan Cynthia memang lebih lengkap dan bagus. Pembawaannya lebih natural, meskipun ditambah dengan berbagai properti pelengkap, seperti beberapa gambar yang membuat story yang ditampilkan Cynthia terasa jadi nyaman dinikmati,” tutur Elisa Christiana, B.A., M.A., M.Pd., satu di antara juri yang menambahkan penilaian Cynthia Laureen.(tok/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Fabian Yudhistira

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Rabu, 30 September 2020
31o
Kurs