Senin, 3 Agustus 2020
Rangking I Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo

Kekompakan Warga RW 04 Ketintang Surabaya Melawan Covid-19

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Soedibyo Camat Gayungan memberikan bunga sebagai ucapan selamat kepada seorang warga yang sudah sembuh dari Covid-19. Foto : Istimewa

Bulan April 2020 menjadi bulan paling sibuk bagi warga RW 04 Ketintang, Surabaya. Sebab, di bulan itu wabah Coronavirus Disease (Covid-19) mulai masuk di lingkungan kampung.

Bermula dari adanya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 20 April 2020. Peta persebaran Covid-19 pun dirilis oleh Gugus Tugas Provinsi Jatim. Satu titik merah tertera di Jalan Ketintang Madya dalam peta itu.

“Setelah berkoordinasi dengan Puskesmas dan Kelurahan Ketintang maka muncul infomasi nama dan alamat pasien yang selanjutnya kami kontak via WA dengan salah seorang warga yang saat itu menjadi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit,” ujar Edi Sudarmawan Ketua Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo RW 04 Ketintang, Jumat (10/7/2020).

Saat itu, sesuai informasi dari pasien, bahwa di dalam rumah tempat tinggalnya terdapat mahasiswa dari berbagai kampus terdekat sebanyak 40 mahasiswa dan 4 keluarga inti.

“Lalu, kami mencoba mengkomunikasikan kepada warga bahwa Covid-19 bukan aib tetapi wabah yang tidak bisa kita dihindari,” kata Edi.

Edi mengatakan, dengan penjelasan dan sosialisasi yang rutin ke warga, akhirnya warga yang sebelumnya panik menjadi berempati kepada pasien beserta keluarga besarnya di Ketintang Madya itu.

“Empati itu muncul seiring pemahaman masyarakat yang meningkat. Kami juga terus melakukan pendekatan saat itu,” katanya.

Edi bersyukur, sejak kawasan RW 04 dinyatakan terpapar Covid-19, Pemerintah Kota Surabaya melalui Puskesmas dan Kelurahan Ketintang memberikan bantuan permakanan dan minuman bergizi. Sedangkan warga RW 04 secara gotong-royong memberikan bantuan berupa buah, mie goreng, dan telur.

“Kami warga tidak tinggal diam. Kami berswadaya membantu pasien yang juga tetangga dan warga kami,” katanya.

Warga di lingkungan RW 04 Iainnya juga mendapat prioritas rapid test dari Pemerintah Kota Surabaya melalui Puskesmas Gayungan. Sampling rapid test terhadap warga RW 04 sebanyak 150 hasilnya non reaktif.

Empati terhadap pasien Covid-19 tidak berhenti dalam hitungan hari tetapi mengalir secara kontinyu. Di sisi Iain ternyata ada laporan warga RW 04 yang juga terdampak akibat Covid-19 baik itu di-PHK, warung tutup, kos-kosan sepi dan sebagainya.

“Momentum ini dijadikan program peduli dari warga untuk warga. Bertepatan pada bulan Ramadhan 2020, kegiatan tersebut dijalankan oleh tim kecil,” katanya.

Edi mengatakan, untuk mengkoordinir gerakan warga menangani Covid-19 di lingkungan RW 04 ini, dia selalu berkoordinasi dengan tiga pilar dan Puskesmas baik untuk mencari informasi yang sehat, sakit maupun meninggal dunia. Sampai akhirnya Forkopimda dan Pemerintah Kota Surabaya, mencanangkan program Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo pada Jumat, 12 Juni 2020.

“Hal ini menjadi semakin memudahkan kami karena ada petunjuk rinci dalam pelaksanaan serta ada legalitas sehingga dibentuklah struktur organisasi ini di RW 04 dan dibuatkan posko di Jalan Ketintang Wiyata VI dengan menerapkan one gate system dan menjalankan protokol kesehatan,” katanya.

Menurut Edi, program ini menjadi motivasi untuk terus bersemangat melawan Covid-19. Berbagai kegiatan dan kelengkapan ditambahkan terus. Mulai membuat mesin disinfeksi dan membuat blog untuk komunikasi warga khusus masalah Covid-19.

“Sejak saat itu pasien dari warga kami terus+ berangsur-angsur sembuh. Kami sangat bersyukur,” katanya.

Kekompakan warga RW 04 Ketintang juga diganjar penghargaan Ranking I sebagai Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo dengan nilai 151 pada saat penilaian oleh Tim Polres Surabaya Kamis 18 Juni 2020 lalu.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada semua Warga RW 04 pada khususnya dan seluruh warga Surabaya dan Indonesia pada umumnya sehingga yang sakit dapat segera sembuh kembali dan yang sehat tetap sehat serta vaksin Covid-19 segera bisa ditemukan serta kegiatan perekonomian dapat berjalan normal kembali,” harap Edi mewakili warga.

Adapun gambaran perkembangan pasien positif Covid-19 dan yang sembuh di RW 04 Ketintang adalah, 31 warga pernah dinyatakan positif dan saat ini sudah dinyatakan sembuh, 2 di antaranya pernah dirawat di RS, 29 menjalankan isolasi mandiri di rumah. (bid/iss/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Kerikil Berserakan, Lalu Lintas Macet

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2020
30o
Kurs