Selasa, 20 Oktober 2020

Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat, 1.101 bed di RS Surabaya Mulai Kosong

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Pasien Covid-19 yang sembuh disemangati petugas saat keluar dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Foto: Istimewa.

Sebanyak 1.101 bed yang disediakan untuk pasien Covid-19 di Kota Surabaya sudah kosong. Hal itu karena tren kesembuhan Covid-19 terus meningkat.

Febria Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mengatakan, ketersediaan tempat tidur itu tidak hanya di Asrama Haji, namun juga di semua rumah sakit yang dipersiapkan untuk menangani Covid-19.

“Berdasarkan data terbaru hingga hari ini, Kamis (17/9/2020), jumlah bed yang kosong mencapai 1.101. Jumlah itu dihitung dari semua bed atau tempat tidur di rumah sakit se Kota Surabaya. Jumlah ini terus kami update secara berkala,” kata Feny-sapaan Febria Rachmanita hari ini.

Selain itu, untuk ventilator mekanik yang saat ini siap digunakan sebanyak 68 ventilator. Sementara itu, untuk ketersediaan tempat tidur di ruang ICU dengan ventilator berjumlah 50 tempat tidur.

“Biasanya pasien-pasien yang menempati ruang ICU dengan ventilator itu adalah mereka yang memiliki komorbid (penyakit penyerta),” papar dia.

Sedangkan, untuk ketersediaan tempat tidur di ruang tekanan negatif dengan ventilator yang masih available berjumlah 22 ruangan. Menurutnya, ketersediaan bed yang banyak itu membuktikan bahwa tingkat kesembuhan di Kota Surabaya sangat tinggi.

“Setiap hari terus kami pantau perkembangannya. Alhamdulillah banyak pasien yang pulang dari rumah sakit, sehingga banyak bed yang kosong,” ujarnya.

Dia berharap kamar tidur yang telah disediakan ini tidak terisi, dan itu artinya banyak warga yang sudah sembuh dan tidak tertular virus corona ini. “Meskipun masih tersedia banyak, tapi kami berharap ini tidak terisi lagi dan itu artinya sudah banyak yang sembuh,” ujarnya.

Feny mengajak kepada warga Kota Surabaya untuk selalu menjaga protokol kesehatan, supaya virus ini cepat hilang dari Kota Pahlawan.

“Tentunya, semua pihak berharap virus ini bisa cepat hilang dari Surabaya, sehingga ayo kita bersama-sama tetap menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan, dengan disiplin menjaga protokol kesehatan, yakinlah ini semua akan segera pulih,” katanya. (bid/lim)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Mendung Sore Ini

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2020
29o
Kurs