Kamis, 13 Agustus 2020

KPPPA Luncurkan Panduan Perlindungan Anak Dalam Pandemi Covid-19

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Nahar Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Foto: Antara

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) meluncurkan “Panduan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dalam Pandemi Covid-19” sebagai petunjuk teknis bagi para pegiat PATBM di lapangan.

“Semoga panduan ini bisa melengkapi instrumen dan protokol yang sudah disiapkan KPPPA bersama kementerian/lembaga lain dan beberapa organisasi pelindungan anak,” kata Nahar Deputi Perlindungan Anak KPPPA dalam sebuah seminar daring yang diikuti dari Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Nahar mengatakan “Panduan PATBM dalam Pandemi Covid-19” tersebut berkaitan dengan beberapa program KPPPA khususnya Bersama Jaga Keluarga Kita (Berjarak).

Nahar berharap para pegiat PATBM dan pegiat pelindungan anak lainnya bisa aktif menjadi bagian dalam tugas-tugas kerelawanan di tingkat desa atau kelurahan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, khususnya yang berkaitan dengan pelindungan anak.

“Panduan PATBM dalam Pandemi Covid-19” disusun KPPPA bersama Wahana Visi Indonesia, salah satu lembaga masyarakat yang bergerak di bidang pelindungan anak.

Doseba Sinay Direktur Nasional dan CEO Wahana Visi Indonesia mengatakan PATBM yang digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sangat berperan dalam pelindungan anak di tingkat desa, terutama dalam peningkatan peran masyarakat.

“PATBM menjadi gerakan organik yang responsif dalam mendengar dan membaca bentuk-bentuk ancaman pelindungan anak, yang secara khusus saat ini termasuk dari penularan Covid-19,” tuturnya seperti dilansir Antara.

Doseba mengatakan pandemi Covid-19 bisa menyebabkan anak pada keadaan tanpa orang tua atau pengasuh bila orang tua, pengasuh, bahkan anak sendiri tertular penyakit tersebut.

“Pada situasi demikian, peran PATBM sangat strategis dan penting. Peran aktif para pegiat PATBM yang menguasai situasi di masyarakat sangat penting dalam menghadapi wabah Covid-19,” katanya.(ant/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Sore Hari di Surabaya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2020
33o
Kurs