Selasa, 19 Januari 2021

Kulkas Pintar, Bantu Tingkatkan Akurasi Stok Barang

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Agung Surya Jaya menunjukkan informasi dari Kulkas Pintar karyanya melalui gadget. Foto: Humas Unnar

Anak muda pelaku bisnis wajib detil terkait stok barang, bahan baku hingga produk yang mereka jual. Kulkas Pintar karya mahasiswa Universitas Narotama (Unnar) Surabaya membantu meningkatkan akurasi stok keluar masuk barang.

Agung Surya Jaya, mahasiswa Universitas Narotama Surabaya yang menjalani binis franchise yang bergerak di bidang minuman yang menyimpan produknya di dalam Kulkas.

Sayangnya, selama ini Agung sering kali menerima hasil laporan penjualan dan pembelian barang dari pegawainya yang tidak sesuai dengan realita di lapangan. Keprihatinan itu kemudian membuat Agung berpikir untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat sebuah rancang bangun alat pengontrol penggunaan kulkas berbasis Internet of Things (IoT).

“Saya mengembangkan Kulkas yang mampu memberikan informasi secara cepat dan akurat tentang keluar masuknya produk. Kulkas ini memanfaatkan mikrokontroler dan beberapa sensor sehingga saya bisa memonitoring ketersediaan stok barang di dalam Kulkas real-time,” terang Agung sapaan Agung Surya Jaya, Rabu (28/10/2020).

Mahasiswa program studi Sistem Komputer Universitas Narotama ini melanjutkan, bahwa Kulkas Pintar itu akan mengirimkan data keluar masuknya barang pada aplikasi yang terpasang di ponsel pintar.

Pemilik Kulkas juga akan mendapatkan notifkasi ketika stok persediaan barang akan segera habis. Bagaimana cara kerjanya?

“Simpel saja. Saya memasang sensor limit switch pada kulkas yang akan mendeteksi setiap kali ada barang yang masuk atau keluar dari kulkas. Sensor tersebut mengirimkan data yang diolah oleh mikrokontroller dan mengirimkan data itu pada server melalui jaringan. Ketika data yang terdapat di server sudah match, maka secara otomatis akan masuk ke dalam database,” papar Agung.

Setelah sampai di database, lanjut Agung data tersebut juga akan disimpan sebagai arsip dan dikirimkan pada aplikasi yang terpasang di ponsel pintar, sehingga bisa diakses kapan saja oleh pemilik bisnis.

Selain itu, Kulkas pintar ini juga dilengkapi dengan sensor selenoid lock door yang mampu mengerjakan fungsinya setelah data password dimasukkan melalui keypad. Saat ini Agung memang baru membuat Kulkas pintar ini berupa prototipe lengkap dengan aplikasinya yang dirampungkan dalam 6 bulan.

Namun, Agung punya keinginan besar untuk mengembangkan alat ini sampai benar-benar menjadi Kulkas yang bisa digunakan oleh pemilik bisnis. “Saya yakin banyak pemilik bisnis yang memiliki masalah serupa dalam penghitungan stok keluar masuk barang, sehingga saya ingin sekali mengembangkan ini menjadi Kulkas pintar yang bisa dipasarkan untuk membantu mereka,” pungkas Agung.(tok/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Mogok di Manyar Gresik

Jeglongan di Wedi Gedangan

Jalan Rusak di Brigjend Katamso Sudah Ditambal

… Lewati Lembah, Sungai Mengalir, Eh Bukan

Surabaya
Selasa, 19 Januari 2021
26o
Kurs