Jumat, 30 Oktober 2020

Pengeluaran Masyarakat Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Suhariyanto Badan Pusat Statistik Kepala Badan Pusat Statistik (BPS). Foto: Dok/bps.go.id

Meningkatnya kebutuhan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 otomatis berdampak pada pengeluaran belanja.

Berdasarkan hasil survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui hampir 53 persen dari total 90.967 responden mengalami peningkatan pengeluaran belanja.

“Hasil survei, 52,84 persen responden mengaku ada peningkatan pengeluaran dibandingkan awal masa pandemi dan penerapan PSBB bulan April sampai Juni 2020,” ujar Suhariyanto Kepala BPS di Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, 14,91 persen responden menyatakan pengeluarannya tetap, dan ada 32,25 persen responden yang mengaku pengeluarannya malah menurun.

Dari sisi jenis kelamin responden, 53,16 persen laki-laki mengalami peningkatan, dan perempuan 52,59 persen. Sedangkan yang mengaku pengeluarannya malah turun, responden laki-laki dan perempuan sama-sama di angka 32 persen.

Sekadar informasi, sebanyak 55 persen responden survei wawancara secara daring itu adalah perempuan, dan 45 persen laki-laki. 69 persen responden berusia kurang dari 45 tahun dan 61 persen responden berpendidikan minimal strata satu (sarjana) ke atas.

Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 menggunakan rancangan Non- Probability Sampling yang merupakan kombinasi dari Convenience, Voluntary dan Snowball Sampling untuk mendapatkan respon partisipasi sebanyak-banyaknya dalam kurun waktu satu minggu pelaksanaan survei. (rid/ang)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2020
28o
Kurs