Rabu, 25 November 2020

Satu Orang Positif, Kota Kediri Jadi Daerah Terjangkit

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur dalam konferensi pers bersama Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim dan Gugus Tugas COVID-19 di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (28/3/2020). Foto : Istimewa

Dari 11 tambahan kasus positif COVID-19 di Jawa Timur, ada satu kasus tambahan positif COVID-19 dari Kota Kediri, Sabtu (28/3/2020). Kota Kediri sekarang masuk kategori daerah terjangkit atau zona merah.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyebutkan ini dalam konferensi pers bersama Emil Dardak Wakil Gubernur Jatim dan Gugus Tugas COVID-19 di Gedung Negara Grahadi.

“Ada 11 tambahan baru yang sudah terkonfirmasi positif. Dari 11 positif, tujuh di Surabaya, Magetan ada satu orang, Sidoarjo tambah satu lagi, Gresik tambah satu orang lagi, dan Kota Kediri, ini baru, ada 1 orang dinyatakan positif,” ujarnya.

Dengan adanya tambahan 11 kasus positif itu, jumlah kasus positif COVID-19 di Jawa Timur menjadi 77 orang. Selain itu, ada penambahan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim.

“Dari hasil tracing kami sampai hari ini, yang tercatat PDP ada 307 orang, sedangkan ODP ada 4.568 orang,” ujarnya.

Perlu diketahui, pasien PDP di Jatim kemarin sejumlah 267 orang, sedangkan ODP sebanyak 3.781 orang. Ada tambahan 10 orang PDP dan 787 ODP dalam sehari. Khofifah meminta masyarakat waspada.

“Saya ingin mengajak kembali, kami tidak henti-henti mengimbau, percepatan penyebaran COVID-19 ini sudah membutuhkan kewaspadaan berlapis dari masyarakat. Mulai dari SOP physical distancing, PHBS, juga berbagai format perlindungan diri,” ujarnya.

Pemprov Jatim sendiri, kata dia, juga akan meningkatkan kesiapsiagaan berlapis dari hulu sampai hilir. Hingga ke tingkat Babinkamtibmas, Lurah, dan Kepala Desa, di Kelurahan dan Desa.

“Kami sudah koordinasi dengan Ketua DPRD, Pangdam V, Kapolda, membangun sinergitas hulu-hilir. Kami harus lakukan langkah lebih efektif lagi untuk membangun kedisiplinan tidak keluar rumah kecuali mendesak,” katanya.

Pantauan suarasurabaya.net, pasca penerapan penutupan ruas Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan selama kurun waktu tertentu, serta pembubaran kerumunan massa berkaitan physical distancing, Jalan Gubernur Suryo Sabtu malam terpantau sepi tidak seperti biasa.

Tidak hanya kesiapsiagaan membangun kedisiplinan, Pemprov Jatim per hari ini juga menambah jumlah rumah sakit rujukan. Kalau sebelumnya ada 73 RS di berbagai daerah, sekarang jadi 75 RS Rujukan. Total ketersediaan tempat tidur jadi 2.238 bed.(den/iss)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Kecelakaan Mobil di Tol Porong arah Sidoarjo

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
33o
Kurs