Sabtu, 25 Juni 2022

Sempat Kabur, Pasien Positif Covid-19 di Probolinggo Menyerahkan Diri

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Grafis : dok. suarasurabaya.net

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial F di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang sempat kabur saat dijemput petugas akhirnya menyerahkan diri kepada Satgas Penanggulangan Covid-19 di wilayah setempat.

“Yang jelas tidak ada sanksi bagi pasien yang bersangkutan,” kata dr. Anang Budi Yoelijanto Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo di Probolinggo, Sabtu (30/5/2020).

Menurutnya, tujuan Pemkab Probolinggo melakukan isolasi untuk membuat masyarakat itu sehat, baik pasien positif corona maupun masyarakat sekitarnya. Jadi, ketika ada warga yang hasil tes cepatnya reaktif, maka diisolasi di rumah pengawasan yang disediakan oleh Satgas.

“Tujuannya supaya kesehatannya segera pulih dan tidak menjadi sumber penularan. Untuk kasus pasien positif Covid-19 yang kabur itu membuatnya sadar atas kesalahan yang diperbuatnya,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pasien F yang warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tiris, sudah menyadari kesalahannya dan mau mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan protokol Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

“Dia kan bukan kriminal, jadi mereka adalah masyarakat desa dan siapa sih yang mau sakit, dan yang penting dia sudah menyerahkan diri dan menyadari kesalahannya. Mudah-mudahan cepat sehat,” katanya.

Terkait dengan informasi bahwa pasie F sudah kontak langsung dengan tetangga dan kerabatnya, Anang mengatakan tim tracking sudah melakukan pendataan orang-orang yang terdekat baik istri atau siapa pun yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

“Warga yang pernah kontak langsung dengan F akan dilakukan pemeriksaan tes cepat dan kalau perlu dilakukan swab untuk mengetahui hasilnya,” ujarnya.

Kepada petugas, pasien F mengaku panik dan ketakutan karena dicari dan dikejar petugas, sehingga keluarganya menyarankan agar dia menyerahkan diri. Jika sembuh, barulah bisa kembali ke Bali untuk bekerja.

Pasien F merupakan pemudik yang pulang dari Bali dan nekat mudik ke Kabupaten Probolinggo. Dia menjalani tes cepat yang hasilnya reaktif dan dilanjutkan pengambilan swab yang hasilnya juga terkonfirmasi positif Covid-19.(ant/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 25 Juni 2022
30o
Kurs