Selasa, 4 Agustus 2026

BMKG Minta Petani Sesuaikan Pola Tanam Hadapi El Nino, Cegah Risiko Gagal Panen

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi Kekeringan. Foto: Grafis Suarasurabaya.net

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau petani di sejumlah wilayah Indonesia untuk menyesuaikan pola tanam sebagai langkah mengantisipasi dampak El Nino yang kini telah memasuki fase kuat.

Penyesuaian waktu tanam dinilai penting untuk mengurangi risiko gagal panen akibat berkurangnya curah hujan selama musim kemarau.

Teuku Faisal Fathani Kepala BMKG mengatakan, wilayah di selatan garis khatulistiwa menjadi daerah yang paling perlu mendapat perhatian karena berpotensi merasakan dampak El Nino lebih besar.

Wilayah itu meliputi Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Pulau Jawa, Sumatera bagian selatan, hingga Papua bagian selatan.

“Di sana memang kita harus menyesuaikan untuk memulai periode tanam. Apakah akan dipercepat supaya pada saat mendekati panen itu ketika masuk kemarau tidak mempengaruhi hasil panennya,” kata Teuku Faisal usai menghadiri Dialog Nasional tentang Dampak El Nino di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 4 Agustus 2026
31o
Kurs