Minggu, 20 September 2020

Ubah Pola Pikir dan Perilaku untuk Sambut New Normal

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi.

Pinky Saptandari Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa masyarakat perlu mengubah pola pikir dan perilaku untuk menyambut tatanan kehidupan baru yang marak disebut sebagai new normal.

“Kita tidak bisa sepenuhnya kembali seperti sebelum pandemi,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Senin (18/5/2020).

Seharusnya, masyakarat sudah belajar dari pengalaman sejak awal kemunculan pandemi Covid-19. “Sejak Maret sampai Mei kita sudah berlatih memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan sebagainya. Latihan ini nantinya kita praktekkan di era new normal, saat kita sudah beraktivitas kembali, tapi dengan cara yang berbeda dengan sebelumnya,” kata Pinky.

Nantinya, semua orang harus dibiasakan menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan lain sebagainya. “Perilaku hidup bersih harus diterapkan di mana saja. Bekal anak ke sekolah bukan hanya makanan, tapi juga hand sanitizer, masker, sampai sapu tangan atau handuk kecil untuk mengeringkan tangan sesudah cuci tangan,” ujarnya.

Masyarakat harus bekerja sama untuk saling mengingatkan. Setelah menjadi kebiasaan, maka akan ada perubahan perilaku di masyarakat ke depannya.(iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Widya Qhodarum M.S

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Minggu, 20 September 2020
33o
Kurs