Jumat, 12 April 2024

25 Pekerja Seni Surabaya Mengeluhkan Nasib Mereka kepada Mantan DPR RI

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Bambang Harjo Soekartono Mantan Anggota DPR RI menemui 25 pekerja seni di Surabaya, Sabtu (13/2/2021). Foto: Istimewa

Sebanyak 25 orang pekerja seni yang pernah aktif menggelar pertunjukan seni di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya berkumpul di salah satu rumah pekerja seni di Jalan Ambengan, Surabaya, Sabtu (13/2/2021).

Mereka berkumpul untuk berbincang dengan Bambang Harjo Soekartono Mantan anggota DPR RI yang juga pengusaha transportasi laut. Para pekerja seni ini mengeluhkan nasib mereka di tengah pandemi Covid-19.

Bambang Haryo yang juga mantan Calon Bupati Sidoarjo itu, selain mendengarkan keluh kesah mereka juga memberikan bantuan uang dan sembako. Menurutnya, para pekerja seni itu perlu difasilitasi.

“Saya dapat keluhan dari pekerja seni yang sudah lama tidak melakukan pagelaran. Biasanya seminggu bisa dua kali mereka tampil. Selama Pandemi Covid-19 ini, mereka harus istirahat,” ujarnya.

Pemerintah daerah setempat, menurut Bambang, seharusnya memfasilitasi para pekerja seni ini setidaknya berupa bantuan sembako. Ini karena kegiatan seni vakum dan pendapatan mereka tidak ada.

“Jika tidak diperhatikan, saya khawatir mereka akan bubar. Seni ini penting sekali sebagai andalan pariwisata Surabaya. Hiburan rakyat juga harus tetap ada,” katanya setelah menemui para pekerja seni itu.

Bambang mengusulkan pagelaran atau pertunjukan seni tetap bisa digelar meski virtual, seperti streaming melalui Youtube atau tampil di TVRI. Dia berharap para pekerja seni tetap bisa eksis.

Bambang juga sudah mengusulkan kepada Eri Cahyadi-Armudji Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, tetap menjadikan Taman Hiburan Rakyat (THR) sebagai Kampung Seni, tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

PT Dharma Lautan Utama (DLU) Group, perusahaan di mana Bambang menjadi penasihat, menurutnya juga akan mengajak pengusaha lain membantu para pekerja seni di Surabaya.

“Dari 70 pekerja seni, hanya delapan orang yang dapat tempat di apartemen. Harusnya difasilitasi pemerintah, karena mereka sudah puluhan tahun berkontribusi memberi hiburan kepada warga Surabaya,” ujarnya.

Denny Wijaya Koordinator Seniman eks-THR, mewakili rekan-rekannya mengucapkan terima kasih kepada Bambang Harjo karena memiliki ide untuk mengangkat kesenian yang sudah vakum.

“Kami harap bisa didengar dan direspon pemerintah. Sehingga pekerja seni bisa eksis lagi. Cita-cita ini bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk regenerasi pekerja seni ke depan. Agar kesenian Surabaya tidak punah,” ujarnya.(den/iss/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Porsche Seruduk Livina di Tol Porong

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 12 April 2024
30o
Kurs