Jumat, 3 Desember 2021

Gempa 7,2 Magnitudo Guncang Haiti, Lebih 300 Orang Meninggal

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Gempa di Haiti. Foto: Antara

Sedikitnya 304 orang meninggal dan ratusan lainnya cedera atau hilang, setelah gempa bumi besar melanda Haiti barat daya pada Sabtu (14/8/2021).

Gempa itu menyebabkan gereja, hotel, dan rumah menjadi puing-puing.

Dilaporkan Antara, Minggu (15/8/2021), gempa berkekuatan 7,2, yang diikuti oleh serangkaian gempa susulan, melanda wilayah 8 km dari kota Petit Trou de Nippes, sekitar 150 km barat ibukota Port-au-Prince, pada kedalaman 10 km, kata Survei Geologi Amerika Serikat.

Hal itu membuat gempa yang dirasakan hingga Kuba dan Jamaika berpotensi lebih besar dan lebih dangkal dari gempa berkekuatan 7 pada 11 tahun lalu yang menewaskan puluhan ribu orang di pulau itu.

Gempa kali ini terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat – menghantam lebih jauh dari ibu kota. Di Port-au-Prince, gempa sangat terasa tetapi tampaknya tidak menyebabkan kerusakan besar.

Layanan Perlindungan Sipil Haiti mengatakan jumlah korban tewas awal mencapai 304, dengan sedikitnya 1.800 terluka. Ariel Henry Perdana Menteri mengumumkan keadaan darurat selama sebulan.

Kota besar terdekat adalah Les Cayes, di mana banyak bangunan runtuh atau mengalami kerusakan besar, dan pihak berwenang sedang mencari korban selamat.

“Saya melihat mayat-mayat ditarik keluar dari puing-puing, orang-orang yang terluka dan mungkin tewas,” kata penduduk Les Cayes, Jean Marie Simon, 38, yang berada di pasar saat gempa melanda dan berlari pulang untuk memastikan apakah keluarganya selamat. “Saya mendengar tangisan kesakitan di mana-mana yang saya lewati.”

“Ada banyak gempa susulan dan setiap kali ada, orang-orang berlarian dan berteriak,” katanya. “Kakiku masih gemetar.”

Di Les Cayes, penduduk setempat mengatakan air sempat membanjiri kota pesisir berpenduduk 126.000 jiwa itu, menyebabkan kepanikan di tengah ketakutan akan tsunami, tetapi kemudian tampak surut. Saluran media Haiti melaporkan beberapa orang di sepanjang pantai telah menyelamatkan diri ke pegunungan.

Sistem Peringatan Tsunami AS mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa, mengangkatnya tak lama kemudian.(ant/dfn/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs