Sabtu, 8 Oktober 2022

Jadi Pembina K3 Terbaik Pertama, Khofifah: Terima Kasih Pakde Karwo dan Gus Ipul

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur. Foto: Humas Pemprov Jawa Timur

Untuk ketiga kalinya pada 2021, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menerima penghargaan Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Terbaik peringkat pertama dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebelumnya, penghargaan yang sama diterima Khofifah pada 2019 dan 2020. Kali ini Khofifah menyatakan, penghargaan yang dia dapatkan itu tak lepas dari sistem yang diwariskan pemimpin sebelumnya.

“Ini tidak lepas dari sistem yang telah diwariskan oleh Gubernur Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf. Sehingga kami tinggal melanjutkan dan menguatkan. Terima kasih untuk beliau berdua,” ujarnya.

Khofifah pun mempersembahkan penghargaan itu kepada semua pihak yang berikhtiar secara komprehensif mewujudkan keselamatan kerja sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan kerja di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, ini menandakan upaya kita sudah pada posisi yang benar sehingga sudah tiga tahun berturut-turut Provinsi Jatim mempertahankan penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional,” ujarnya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Khofifah diwakili Himawan Estu Bagijo Kadisnakertrans Jatim menerima penghargaan itu dari Ida Fauziyah Menaker di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Prestasi itu, menurut Khofifah, akan menjadi barometer capaian penerapan K3 di semua tempat kerja, baik di tingkat formal maupun informal, di semua daerah yang ada di Jawa Timur.

Kementerian Tenaga Kerja memberikan penghargaan ini kepada Khofifah karena beberapa alasan. Pertama, Khofifah dinilai mampu menekan angka kecelakan kerja dengan skor nihil.

Selain itu, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) bisa berjalan baik di Jatim. Selain itu karena Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS dan Covid-19 di Jatim juga baik.

Pada 2021 ini, sebanyak 245 perusahaan di Jatim menerima penghargaan kecelakaan nihil, 243 menerima penghargaan SMK3, 36 perusahaan penerima penghargaan P2 HIV AIDS dan 26 perusahaan menerima penghargaan P2 Covid-19.

“Penghargaan K3 ini tanda penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja dari pemerintah kepada Gubernur, bupati/wali kota, Perusahaan dan Pemerduli K3. Ini indikator atas keberhasilan pelaksanaan program K3 di Jatim,” ujarnya.

Selain Khofifah, 15 gubernur di Indonesia juga memeriksa penghargaan Pembina K3 terbaik nasional. Beberapa di antaranya, Gubernur Jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta, dan Gubernur Jawa Tengah.(den/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Mobil Mogok dan Nutup Sebagian Jalur Layang Mayangkara

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Surabaya
Sabtu, 8 Oktober 2022
25o
Kurs