Jumat, 3 Desember 2021

Kominfo Periksa Dugaan Kebocoran dan Peretasan Data Milik KPAI

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi. Grafis: kominfo.go.id

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang memeriksa dugaan kebocoran dan peretasan data pengaduan daring (online) milik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Sedang kami dalami,” kata Dedy Permadi juru bicara Kominfo saat dimintai konfirmasi mengenai kabar tersebut.

Data pengaduan dalam jaringan (online) KPAI diduga bocor dan diperjualbelikan di situs gelap RaidForums.

Jasra Putra Komisioner KPAI menyatakan data yang bocor diduga beradal dari layanan pengaduan online di situs resmi KPAI yang dilansir Antara, Jumat (22/10/2021).

“Kami punya sistem pengaduan online berbasis website kpai.go.id, diduga data ini yang diretas,” kata Jasra.

Peretas diduga mencuri data pengaduan online KPAI kemudian menjualnya di situs RaidForums, belum diketahui berapa harga yang ditawarkan untuk data ini dan berapa besar data yang mereka curi.

Tangkapan layar yang beredar di media sosial, peretas membuat utas berjudul “Leaked Database KPAI” untuk menjual data tersebut.

Dalam utas tersebut, peretas memberikan sampel data antara lain berupa nama lengkap, alamat email, jenis kelamin, tanggal lahir, agama dan kewarganegaraan.

KPAI berencana melaporkan dugaan peretasan dan data bocor ini ke kepolisian.

Menurut Jasra, KPAI sudah menyampaikan kasus ini ke Mabes Polri dan sudah ada tim yang mengecek pada Selasa (19/10/2021) lalu.(ant/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
28o
Kurs