Rabu, 30 November 2022

Lewat COP, Mahasiswa Hadir Memberi Solusi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pelatihan Bahasa Inggris untuk anak-anak sekolah dasar digelar pada COP UK Petra Surabaya. Foto: humas UK Petra

Kelompok 4 Community Outreach Program (COP) gagasan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Petra (UK Petra),  Sabtu (20/3/2021) melakukan kegiatan di RW 01 Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo.

“Memiliki 145 KK, berdasarkan hasil survei awal daerah RW 01 Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo ini memiliki beberapa potensi dan hambatan. Hambatan ini diantaranya masalah pemasaran pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jembatan penyeberangan yang tidak memiliki pembatas sehingga membahayakan keselamatan, sarana pendidikan yang masih kurang dana lain-lain,” terang Michael Susanto, ketua kelompok 4 COP 2021 UK Petra.

Kelompok yang berjumlah 21 mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di UK Petra ini didampingi Dr.rer.nat., Ir. Surya Hermawan, S.T., M.T., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mereka mengerjakan program fisik dan non fisik secara bersamaan. Diantaranya rekonstruksi pembatas jembatan, bimbingan belajar dan workshop digital marketing.

Kegiatan Sabtu (20/3/2021) dimulai dengan rekonstruksi pembatas jembatan terlebih dahulu. Pada musim hujan jembatan ini terendam air sehingga tak jarang banyak warga sekitar yang jatuh dalam selokan. “Kami membuat tembok pembatas di sisi samping kiri dan kanan dari jembatan ini sebagai railing jembatan,” tambah Michael.

Dilanjutkan workshop digital marketing bagi warga RW 01 Bendul Merisi yang kebanyakan berprofesi sebagai wiraswasta atau sebagai pemilik UMKM. Mulai dari menjalankan bisnis kripik dan kerajinan tangan keset. Sayangnya, masih kurang pemberdayaan secara maksimal dari pemerintah.

“Maka dari itu mereka diberikan pelatihan cara mengembangkan dan memberi brand serta cara memasarkan produk agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Tidak hanya itu, kami melakukan foto produk UMKM dengan menggunakan properti siap pakai yang sudah disiapkan. Serta mudah dioperasikan oleh warga yang membutuhkan,” ujar Michael.

Di lokasi lain, di wilayah RW 01 Bendul Merisi digelar pelatihan Bahasa Inggris kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dikhususkan bagi anak SD kelas 3 dan kelas 4 sekitar 15 anak sesuai dengan jenjangnya dengan menghadirkan sekurangnya empat pengajar.(tok/ras)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Bus Terbakar di Gate Tol Menanggal arah Juanda

Ratusan Rumah Hancur Akibat Puting Beliung

Surabaya
Rabu, 30 November 2022
25o
Kurs