Sabtu, 4 Desember 2021

NU Apresiasi Penanganan Covid-19 di Jatim

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
KH. Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU dalam sambutannya di Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar  Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2021, Sabtu (25/9/2021). Foto: NU

Keberhasilan Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi di Jawa Bali yang masuk level 1 berdasarkan asesmen situasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, mendapat apresiasi dari ulama Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut para ulama, keberhasilan Jatim tersebut layak dijadikan contoh bagi daerah lain untuk terus berupaya keras menurunkan angka kasus aktif sekaligus menekan angka kematian akibat Covid-19.

“Alhamdulillah, Provinsi Jatim menjadi provinsi pertama di Indonesia yang sudah mencapai Level 1. Saya ucapkan selamat kepada Ibu Gubernur Khofifah,” ungkap KH. Said Aqil Siradj Ketua Umum PBNU dalam sambutannya di Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar  Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2021 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Said Aqil menyebut bahwa NU akan mendukung penuh percepatan vaksinasi agar segera terbentuk herd immunity di Indonesia, yang dimulai dari sisi hilir.

Menurutnya, pandemi hanya bisa diatasi dengan adanya sinergi dan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat.

“Masyarakat ditertibkan prokes sementara pemerintah menggalakkan vaksinasi dan memperbaiki ekosistem kesehatan. Kita semua tetap harus waspada terkait potensi datangnya gelombang ketiga,” ucapnya.

Atas apresiasi tersebut, Khofifah menyampaikan terima kasih dan rasa syukur. Khofifah menyebut peran serta ulama dan tokoh agama amat penting dalam mengajak masyarakat untuk terus taat prokes dan menjalani vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah, kepatuhan seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah taat pada protokol kesehatan serta dukungan penuh oleh NU , Muhammadiyah, Tokoh ormas keagamaan lainnya di semua lini lini , Jatim menjadi provinsi pertama yang mencapai level 1,” ucap Khofifah.

Khofifah mengungkapkan, banyak pihak yang turut andil bersama dalam upaya menurunkan angka kasus Covid-19. Termasuk di antaranya Nahdlatul Ulama dan pengasuh pesantren, yang dinilai Khofifah juga mengedukasi masyarakat hingga level bawah mengenai Covid-19.

“NU telah memberikan dampak yang luar biasa dalam mendorong kesadaran warga dalam penerapan protokol kesehatan dan gerakan vaksinasi di Jatim. Termasuk Muhammadiyah dan organisasi kemasyarakatan keagamaan lainnya. Semua telah mendukung hingga Jatim masuk pada level 1 diikuti 25 kabupaten/ kota yang juga sudah level 1. Alhamdulillah dan terimakasih semuanya. Mohon semua tetap disiplin protkes dan percepat vaksinasi,” kata Khofifah.(dfn/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Sabtu, 4 Desember 2021
32o
Kurs