Rabu, 15 Juli 2026

Berbekal Dokumen Lama, Pria Belanda Cari Ibu Kandungnya di Surabaya

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Jessie (tengah) warga Belanda yang mencari ibu kandungnya di Surabaya saat on air di Radio Suara Surabaya, Rabu (15/7/2026). Foto: Afifah suarasurabaya.net

Seorang pria asal Belanda bernama Jessie datang ke Surabaya untuk mencari ibu kandungnya, Anisa Solihin, setelah terpisah sejak lahir pada 1979.

Pencarian dilakukan berdasarkan dokumen adopsi yang dimilikinya, yang diduga berkaitan dengan praktik adopsi ilegal lintas negara.

Dalam wawancara di Radio Suara Surabaya, Harfi pendamping Jessie menjelaskan, Jessie lahir di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, kemudian dibawa ke Belanda saat masih bayi. Sejak itu, dia kehilangan kontak dengan ibu kandungnya.

“Jessie merupakan korban adopsi ilegal antarnegara. Sejak lahir pada sekitar tahun 1979, dia langsung dibawa ke Belanda dan kehilangan kontak dengan ibu kandungnya, Ibu Anisa Solihin,” kata Harfi saat on air di FM 100 tadi, Rabu (15/7/2026) sore.

Berdasarkan dokumen yang dimiliki Jessie, ibu kandungnya tercatat bernama Anisa Solihin dengan alamat Wonokromo Baru Gang VII Nomor 9, Surabaya. Namun, setelah ditelusuri ke lokasi dan dikonfirmasi ke Kelurahan Wonokromo, alamat tersebut tidak ditemukan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 15 Juli 2026
28o
Kurs