Selasa, 28 September 2021

Pelindo III: Vaksinasi Masyarakat Maritim Capai 20 Ribu Orang

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Program vaksinasi masyarakat maritim di lingkungan Pelindo III. Foto : Istimewa

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mencatat sedikitnya ada 20 ribu masyarakat maritim di lingkungan kerja perseroan yang telah divaksin. Jumlah tersebut terdiri dari 9 ribu orang pegawai Pelindo III Group dan 11 ribu orang para pekerja pelabuhan yang merupakan bagian dari perusahaan pelayaran, angkutan multimoda, tenaga kerja bongkar muat, dan pekerja pelabuhan lainnya.

Suryo Khasabu Vice President Corporate Communication Pelindo III di Surabaya menyebut, perusahaannya memperoleh dukungan vaksin dari pemerintah melalui TNI, Polri dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan program vaksinasi di pelabuhan.

Beberapa pelabuhan yang melakukan kegiatan vaksinasi diantaranya Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Tanjung Intan, Pelabuhan Tenau Kupang dan Pelabuhan Maumere.

“Menurut perhitungan kami sedikitnya dibutuhkan 45 ribu dosis vaksin untuk masyarakat maritim dan penumpang kapal di pelabuhan yang kami kelola di tujuh provinsi di Indonesia,” kata Suryo, Rabu (28/7/2021).

Program vaksinasi masyarakat maritim di lingkungan Pelindo III pertama kali dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (11/6/2021). Para pekerja pelabuhan disebut sebagai pihak yang memiliki risiko tinggi terhadap penularan Covid-19.

Aktivitas lalu lalang kapal barang baik antar pulau maupun luar negeri memiliki potensi penularan karena terdapat awak kapal yang ikut dalam kapal tersebut. Interaksi awak kapal dengan pihak lain saat kapal sandar di pelabuhan bisa menjadi salah satu sumber penularan Covid-19.

Vaksinasi di lokasi pelabuhan juga dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk meminimalkan risiko penularan atau cluster baru. Setiap petugas vaksinasi juga dipastikan dalam keadaan sehat dan terbebas dari infeksi Covid-19.

“Selain pekerja pelabuhan, kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menyiapkan program vaksinasi bagi para calon penumpang kapal laut, kami akan siapkan tempat dan tenaga vaksinatornya,” tambahnya.

Sunarto, penumpang KM Kirana II tujuan Sampit yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak mengaku terbantu dengan adanya vaksin bagi penumpang kapal yang diadakan beberapa waktu lalu. Menurutnya sentra vaksinasi dibutuhkan untuk memberikan kemudahan bagi para calon penumpang kapal melengkapi persyaratan perjalanan jarak jauh.

“Saya beruntung karena pada saat akan berangkat, bersamaan dengan jadwal kapal ada vaksinasi di pelabuhan, saya berharap vaksinasi bagi penumpang ini dapat berjalan terus untuk kemudahan para calon penumpang kapal,” tambah Sunarto.

Sementara itu, Stenven H. Lesawengen Ketua DPC INSA Surabaya mengatakan kegiatan vaksinasi di pelabuhan akan berdampak pada kepastian pelayanan logistik. Menurutnya para pekerja sektor kepelabuhanan yang mengatur kelancaran logistik perlu mendapat perlindungan dari Covid-19 melalui vaksin.

“Risiko penularan Covid-19 di pelabuhan cukup tinggi, mereka yang bekerja butuh perlindungan melalui vaksinasi, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang untuk mendukung kelancaran pelayanan logistik di pelabuhan,” kata Stenven.(man/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
30o
Kurs