Sabtu, 10 Desember 2022

Pemkab Sidoarjo Kebut Vaksinasi Covid-19 terhadap 182 Ribu Anak Usia 6-11 Tahun

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
vaksinasi-anak-di-sidoarjo Vaksinasi anak di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan mengebut vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Foto: Humas Pemkab Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo kebut vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Ada 182 ribu anak usia 6-11 tahun di Sidoarjo yang jadi sasaran vaksinasi prioritas ini berdasarkan data Dispendukcapil.

“Kami akan terus kebut vaksinasi ini untuk melindungi anak-anak kita. Vaksinasi adalah ikhtiar. Kami akan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan SD/MI di seluruh Sidoarjo,” kata Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo, Kamis (16/12/2021).

Muhdlor berupaya meyakinkan masyarakat dengan mengatakan bahwa vaksinasi anak telah melalui kajian ilmiah oleh para ilmuwan dan vaksinasi Covid-19 untuk anak dinyatakan aman.

“Kita sayang kepada semua anak-anak di Sidoarjo. Jadi saya harap orang tua mengizinkan anaknya divaksin. Sekaligus ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka agar semua terlindungi dari risiko penularan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Muhdlor itu.

Dokter Gigi Syaf Satriawarman Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengatakan, program vaksinasi anak menggunakan vaksin Sinovac sudah sesuai anjuran Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Vaksinasi anak ini akan dilakukan di semua Puskesmas di wilayah Sidoarjo. Total ada 27 puskesmas di 18 kecamatan yang akan melakukan vaksinasi dengan target setiap puskesmas 100 anak per hari. Nanti, setiap hari petugas vaksinasi dari Dinkes akan turun ke sekolah dan puskesmas-puskesmas untuk memantau vaksinasi sampai 60 hari ke depan,” katanya.

Syaf mengimbau para orang tua agar mengurus administrasi identitas anak sebagai salah satu proses untuk mendapatkan vaksin.

“Tentu saja anak juga harus dalam kondisi sehat dan tidak sedang sakit. Sedangkan bagi anak yang punya riwayat penyakit kronis harus dapat surat rekomendasi dari dokter yang merawat,” katanya.

Ada pun untuk anak-anak penyandang disabilitas, Syaf menjelaskan, terhadap mereka akan ada jadwal vaksinasi tersendiri dengan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Kemenag.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Sabtu, 10 Desember 2022
31o
Kurs