Senin, 18 Oktober 2021

Pemkot Surabaya Terima Bantuan Penanganan Covid-19 dari Lima Perusahaan dan Lembaga

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Dukung Penanganan Covid-19, lima lembaga serahkan sejumlah bantuan, Jumat (23/7/2021) Foto : Humas Pemkot

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menerima bantuan untuk membantu penanganan Covid-19. Kali ini bantuan datang dari lima perusahaan dan lembaga.

Salah satunya BPJS Ketenagakerjaan yang memberi santunan kematian untuk delapan orang non Aparatur Sipil Negara (ASN) Rp42 juta kepada masing-masing penerima.

Kemudian, beasiswa anak kepada delapan ahli waris masing-masing senilai Rp1,5-Rp5 juta. Berikutnya, 3.600 box masker dan 360 box vitamin.

Kedua, bantuan datang dari Hokky Supermarket. Mereka memberikan memberikan 600 paket sembako terdiri dari 2 ton beras, 5 ribu butir telur, 350 dus mie instan.

Selain itu juga 2 ribu kotak masker medis, 500 kotak vitamin dan 2.100 botol hand sanitizer.

Bantuan lainnya datang dari Indomaret yang menyerahkan 4 ratus paket sembako, juga dari JNE yang menyampaikan bantuan berupa 136 kotak masker dan 91 alat swab antigen.

Terakhir bantuan datang dari PT Bintang Toedjoe berupa 3.600 sachet vitamin C Joss C100, 500 saset Bejo Jahe Merah, dan 720 saset Susu Jahe Merah.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua elemen masyarakat melalui program Surabaya Memanggil.

Dia memaparkan, semua bantuan yang berdatangan ini akan segera didistribusikan kepada warga yang usahanya terdampak.

“Matur nuwun sekali lagi bagi donatur hari ini maupun sebelumnya. Ini kami distribusikan kepada warga yang usahanya terdampak. Seperti Pedagang Kaki Lima (PKL), warung kopi (warkop) dan usaha lainnya,” katanya di Balai Kota Surabaya, Jumat (23/7/2021).

Eri Cahyadi bilang, meskipun bantuan ini tidak dapat mencukupi kebutuhan, tetapi minimal dapat sedikit meringankan beban masyarakat.

Bahkan, bantuan dari berbagai perusahaan ini akan digabungkan dari bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) yang sudah datang beberapa waktu lalu.

“Bantuan dari Kemensos juga sudah turun sehingga semua ini kita bagi. Kami berharap ini bisa bermanfaat dan kita semua dapat melewati masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini bersama-sama,” ujarnya.

Di samping itu, dia mengajak seluruh warga untuk benar-benar memperketat protokol kesehatan dalam seminggu ini sehingga angka kasus menurun dan ekonomi Surabaya bisa bergerak kembali.

“Saya harap seluruh warga, pemerintah pusat dan presiden memberi waktu seminggu agar turun Covid-nya. Ayo kita jaga betul seminggu ini kalau kita punya warung dan tempat makan silahkan buka. Tetapi tetap prokes,” katanya.

Sementara itu, Andre Jacob Tuwameli Asisten Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Wilayah Jawa Timur BPJS Ketenagakerjaan, menambahkan, dia menaruh empati penuh kepada Pemkot Surabaya.

Makanya, dari penyaluran bantuan ini dia berharap kondisi di Surabaya menjadi lebih baik lagi. “Ini bentuk kepedulian kami, semoga pandemi ini akan segera berlalu,” ujarnya.

Veronica Gratiawati Kepala Cabang Indomaret Surabaya mengatakan, ratusan paket sembako yang diserahkan itu menurutnya sangat penting bagi masyarakat.

Sebab, menurutnya, saat ini masyarakat terdampak sangat membutuhkan sembako untuk kehidupan sehari-hari.

“Dan pemkot akan menyalurkannya tepat sesuai sasaran. Semoga bermanfaat bagi warga Surabaya yang menerima,” katanya. (man/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Senin, 18 Oktober 2021
28o
Kurs