Sabtu, 28 Mei 2022

Persentase Kenaikan Kasus Covid-19 Pascalebaran Tahun Ini Lebih Tinggi daripada Tahun Lalu

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Prof Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19. Foto: Antara

Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, kenaikan kasus positif pekan keempat pascalebaran tahun ini lebih tinggi ketimbang tahun lalu.

Berdasarkan data, secara nasional tahun ini terjadi kenaikan kasus positif mencapai 112 persen dalam tiga pekan, dari 26.067 kasus menjadi 55.320 kasus.

Sedangkan periode empat pekan sesudah lebaran tahun lalu tercatat ada kenaikan 8.078 kasus dari pekan pertama 4.183 kasus atau sekitar 93 persen.

“Kenaikan yang signifikan pada tahun ini tidak dipungkiri terjadi karena pada minggu keempat ini kenaikan kasusnya sangat signifikan jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Walau pun angka kenaikan kasus tidak melebihi tahun lalu, Profesor Wiku mengingatkan pemerintah kabupaten/kota yang kenaikan kasus di daerahnya signifikan dalam waktu singkat, untuk meningkatkan penanganan dan upaya pencegahan.

Daerah yang dimaksud antara lain Bangkalan, Kudus, Pati, Jepara, Bandung, dan Kota Cimahi.

Untuk melandaikan kurva kasus di berbagai wilayah, Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 bilang, pemerintah pusat sudah menerapkan strategi preventif dan kolektif.

“Upaya preventif, di antaranya dengan melakukan gerakan disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan), dan 3T (testing, tracing dan treatment),” paparnya.

Kemudian, pemerintah juga mengimbau supaya masyarakat menjauhi kerumunan, menunda perjalanan tidak mendesak, meningkatkan jumlah penerima vaksin khususnya pada populasi berisiko, dan memperbaiki manajemen pelayanan kesehatan serta sistem kerja tenaga kesehatannya.

Lalu, upaya pencegahan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat harus terus dilakukan dengan konsisten.

Selama masa pandemi belum berakhir, peluang penularan yang memicu kenaikan kasus masih ada, seperti yang terjadi pascalebaran akibat tingginya mobilitas masyarakat dan masuknya virus varian baru.

“Jalan keluar dari pandemi adalah kemampuan masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru secara berkelanjutan,” pungkasnya.(rid/tin/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 28 Mei 2022
27o
Kurs