Jumat, 3 Februari 2023

PSI Surabaya Imbau Masyarakat Tidak Menyebarkan Foto dan Video Bom Makassar

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Yusuf Lakaseng Plt Ketua DPD PSI Surabaya dalam konferensi pers di Kantor PSI Surabaya Jalan Bubutan, Rabu (9/12/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.28 WITA. Gishen Zhangles Sekretaris DPD PSI Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarluaskan foto maupun video dari kejadian tersebut.

“Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang. Jangan menyebarkan foto maupun video tentang pengeboman tersebut di sosial media. Dan jangan terprovokasi oleh kejadian ini. Percayakan proses ini kepada kepolisian, karena ketakutan merupakan keinginan dari para pelaku teror ini,” kata Gishen melalui rilis yang diterima suarasurabaya.net.

Dihubungi terpisah, Yusuf Lakaseng Ketua DPD PSI Surabaya mengatakan bahwa teror bom adalah kebiadaban yang merusak kemanusiaan serta persatuan.

Sebelumnya, peristiwa bom bunuh diri terjadi Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar sekitar pukul 10.30 WITA, Minggu.

Kejadian tersebut di sela pelaksanaan ibadah Misa Minggu Palma. Polisi menyebut ada dua terduga pelaku. Satu dapat dikenali, dan satu lagi kondisi tubuhnya hancur. Namun, aksi pelaku sebelumnya dapat dicegah oleh pihak keamanan gereja, sehingga tidak sampai masuk ke dalam gereja setempat.(tin/iss)

Berita Terkait