Minggu, 3 Mei 2026

Iran Diduga Mengurangi Produksi Minyak Imbas Blokade Militer AS

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Persian Gulf, sumber minyak milik Iran yang tumpah ke laut. Foto: NCR Iran

Iran dikabarkan mulai mengurangi jumlah produksi minyak imbas dari blokade Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) di wilayah perairan Iran, menurut laporan kantor berita Bloomberg.

Dilansir dari Antara pada Minggu (3/5/2026), pemangkasan produksi minyak menjadi upaya Iran sebagai pencegahan terhadap batas kapasitas penyimpanan, daripada menunggu tangki terisi penuh.

Laporan tersebut diduga berasal dari seorang pejabat senior, tetapi sumber asal yakni Bloomberg tidak merinci siapa dan dari negara mana pejabat tersebut.

Menurut Kantor Berita Bloomberg, para insinyur Iran dapat menutup sumur-sumur minyak tetapi tetap melakukan kegiatan produksi tanpa adanya kerusakan serius.

Untuk diketahui, AS dengan Israel menyerang Iran pada 28 Februari yang menyebabkan korban jiwa sebanyak lebih dari 3.000 orang. Iran membalasnya dengan mengirim rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer AS di negara Teluk.

Pada 9 April, AS mengumumkan gencatan senjata dengan Iran. Kedua negara tersebut juga melakukan negosisasi pada 11-12 April meski tidak menghasilkan apa-apa. Pada 13 April, AS bersama angkatan lautnya memblokade perairan Iran.

Jumat (1/5/2026) lalu, Donald Trump Presiden AS mengirim surat pada Kongres AS dan mengungkapkan selesainya permusuhan antara AS dengan Iran. Namun ia mengatakan pasukan AS tetap berada di wilayah tersebut untuk mencegah potensi serangan Iran.(ant/vve/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 3 Mei 2026
32o
Kurs