Minggu, 3 Mei 2026

Delapan Ribuan Jenazah Warga Palestina Terindikasi Masih Tertimbun Reruntuhan di Jalur Gaza

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Jalur Gaza tinggal puing-puing akibat serbuan Israel sejak Oktober 2023. Foto: Antara/Anadolu

Sebuah laporan memperkirakan sekitar delapan ribuan jenazah warga Palestina masih berada di bawah reruntuhan di Jalur Gaza, yang bahkan kurang dari satu persen puing reruntuhannya telah dibersihkan selama dua tahun konflik genosida di wilayah tersebut oleh Israel.

Kantor Berita Haaretz yang mengutip seorang pejabat dari Program Pembangunan PBB mengatakan, dari lambatnya proses pembersihan puing-puing itu, dia mengestimasi proses pembersihan keseluruhannya dapat memakan waktu hingga tujuh tahun.

Diduga ribuan jenazah itu masih terkubur di bawah sisa-sisa bangunan yang dibom oleh Zionis Israel pada seluruh wilayah Jalur Gaza. Sementara, keluarga jenazah terus menunggu untuk menemukan dan mengubur kerabat mereka.

Dilansir dari Anadolu, estimasi waktu pembersihan didasarkan pada data dari pertahanan sipil Palestina yang menyatakan kurangnya peralatan serta kemampuan yang minim menjadi pemicu lambatnya upaya membersihkan daerah luas yang hancur.

Di sisi lain, Israel masih terus melanggar kesepakatan gencatan senjata setiap harinya dan membunuh 828 warga Palestina, dengan 2.342 lainnya yang terluka.

Gencatan senjata yang disetujui Oktober lalu bertujuan untuk mengakhiri serangan Israel selama dua tahun di Palestina yang menyebabkan lebih dari 72.000 korban jiwa dan menghancurkan 90 persen infrastruktur sipil.

Dengan total kerusakan itu, PBB memperkirakan biaya untuk rekonstruksi sebesar 70 miliar Dollar AS.(vve/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 3 Mei 2026
31o
Kurs