Sabtu, 4 Desember 2021

Risma Temui Anak-Anak di Lingkungan Eks Lokalisasi Balong Cangkring Mojokerto

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Risma memberikan semangat dan arahan kepada anak-anak di eks lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Metikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (2/12/2021). Foto: Fuad Maja FM untuk suarasurabaya.net

Tri Rismaharini Menteri Sosial (Mensos) RI melakukan kunjungan di eks lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Metikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (2/12/2021).

Fuad reporter Maja FM melaporkan, disela kunjungannya itu, Risma sempat memberikan semangat dan arahan kepada anak-anak sekitar. Risma ingin anak-anak tetap semangat belajar dan meyakinkan mereka kelak bisa menjadi orang yang sukses.

“Jangan takut gagal, semua akan tejadi asal kalian berusaha, sekarang kalian tidak usah malu. Kalian semua anak-anak saya. Sekarang ibu kalian Menteri Sosial,” kata Risma.

Risma pun menceritakan salah satu anak jalanan yang pernah diasuhnya, ketika dirinya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

“Dulu saya punya anak jalanan namanya Bledek datang ke Ibu (Risma, red) dan ini sunguh-sunguh. Jadi dia datang, itu pada bagian tubuhnya banyak tato. Habis itu saya tanya, mau gak nurut Ibu dan kamu jadi anak Ibu,” katanya.

“Seetelah itu tatonya dihapus agar dia bisa bersekolah. Dan lihat sekarang, dia sudah bisa kuliah dan menjadi anak yang berprestasi menjadi juara di segala bidang gulat dan tinju,” ungkapnya.

Untuk itu, Risma meminta kepada anak-anak di eks lokalisasi itu, agar tidak ikut terjerumus pada hal-hal negatif, seperti narkoba. Dia berharap, mereka nantinya menjadi orang yang berhasil dan sukses.

Risma pun meyakinkan anak-anak, kalau harapan itu sangat mungkin terjadi jika mereka mau berusaha dan rajin belajar.

“Mulai sekarang kalian jangan takut, kalau kamu memang ingin baik, kamu belajar dengan kerja keras. Kalian anak-anak Ibu, jadi tidak boleh lari ke narkoba, lari ke kenakalan remaja, atau jadi anak punk. Karena kamu akan menyesal nanti, kalau kalian lari saat ada masalah artinya kalian itu pengecut,” kata dia.

“Percaya Tuhan itu ada. Karena Tuhan ada dan Tuhan itu adil. Dan Tuhan tidak pernah membedah-bedakan siapa kalian, siapa orang tua kalian. Kalian semua berhak berhasil,” tambahnya.

Tak hanya memberikan motivasi, Risma juga mendata satu persatu anak-anak di lingkungan tersebut.

“Berikan saya data kalian, kalau ada nomor WA kasih ke kita biar bisa berkomunikasi sama saya,” ujarnya. (fad/ang/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Sabtu, 4 Desember 2021
30o
Kurs