Jumat, 14 Mei 2021

Siapkan Dirimu, Beasiswa LPDP Tahap 1 Sudah Dibuka

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Logo LPDP Foto: Istimewa

Bagi calon mahasiswa magister maupun doktoral yang ingin mendapatkan bantuan biaya dari pemerintah bisa mendaftarkan diri karena beasiswa LPDP Tahap 1 sudah dibuka mulai Selasa, 4 Mei 2021.

Terdapat dua jalur pendaftaran beasiswa ini, Beasiswa Reguler Tahun 2021 dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) Tahun 2021.

Beasiswa PTUD diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang telah memperoleh Letter of Admission / Acceptance Unconditional dari PTUD. Sedangkan bagi yang belum mendapat keterangan diterima di kampus tujuan, bisa mendaftar melalui jalur Reguler.

Adapun daftar perguruan tinggi tujuan bisa bisa diakses melalui laman resmi LPDP lpdp.kemenkeu.go.id, bisa dari dalam negeri maupun luar negeri.

Para penerima beasiswa LPDP akan mendapatkan biaya pendidikan dan biaya pendukung. Biaya pendidikan mencakup biaya pendaftaran, SPP/tuition fee, tunjangan buku, biaya penelitian tesis maupun disertasi, seminar internasional, dan publikasi jurnal internasional.

Sedangkan biaya pendukung mencakup transportasi, aplikasi visa/residence permit, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan dan kedatangan darurat serta tunjangan keluarga bagi pendaftar doktoral.

Persyaratan

Syarat umum beasiswa LPDP 2021

Mengutip dari laman resminya, berikut persyaratan umum pendaftar beasiswa baik reguler maupun PTUD

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
  • Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri
  • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi

3. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister ataupun doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri
4. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktoral
5. Melampirkan Surat Rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja atau dari atasan bagi yang sudah bekerja
6. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP
7. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelaskelas sebagai berikut:

  • Kelas Eksekutif
  • Kelas Khusus
  • Kelas Karyawan
  • Kelas Jarak Jauh
  • Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
  • Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri
  • Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi
  • Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP

8. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
9. Menulis Personal Statement
10. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi
11. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor

Persyatan khusus

1. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagai berikut (format terlampir)
2. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:

  • Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun
  • Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun

Jalur Reguler

1. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pendaftar jenjang Magister wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir
  • Pendaftar jenjang Doktor wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3,25 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang asli atau telah dilegalisir
  • Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

2. Mengunggah dokumen sertifikat
3. kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS™ 6,0
  • Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80, PTE Academic 58, atau IELTS™ 6,5
  • Pendaftar program doktor dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, atau IELTS™ 6,0
  • Pendaftar program doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94, PTE Academic 65 atau IELTS™ 7,0
  • Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia

Jalur PTUB

1. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu

  • Pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun
  • Pendaftar jenjang pendidikan Doktor paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun

2. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com) atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5;
  • Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0;

3. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Utama Dunia bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.

Sedangkan tata cara pendaftaran beasiswa yakni pertama, mendaftar secara online pada situs resmi di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

Kedua, melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang menjadi syarat pada aplikasi oendaftaran. Ketiga, memastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi

Tahap 1

Pembukaan Pendaftaran: 4 Mei 2021
Penutupan Pendaftaran: 1 Juni 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 2-10 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 11 Juni 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 16-19 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 24 Juni 2021
Seleksi Wawancara: 5-16 Juli 2021 jalur PTUD dan 23 Juli – 25 Agustus 2021 jalur reguler
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 22 Juli jalur PTUD dan 30 Agustus 2021 jalur reguler

Tahap 2

Pembukaan Pendaftaran: 1 Agustus 2021
Penutupan Pendaftaran: 8 September 2021
Pelaksanaan Seleksi Administrasi: 9-23 September 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 24 September 2021
Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 4-8 Oktober 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi Akademik dan Kebangsaan: 13 Oktober 2021
Seleksi Wawancara: 25 Oktober – 26 Novermber 2021
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara: 3 Desember 2021

Untuk panduan lengkap bisa diakses melalui lama resmi LPDP.(frh/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Jumat, 14 Mei 2021
26o
Kurs