Jumat, 14 Mei 2021

Warna-warni UTBK 2021 di UNESA: dari yang Ketiduran hingga Kesurupan

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
UTBK 2021 gelombang pertama di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa Lidah Wetan. Foto: Humas Unesa

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 telah berakhir. Seperti yang dijadwalkan, gelombang satu dilaksanakan pada pada 14-18 April 2021 dan gelombang dua pada 26 April-2 Mei 2021.

Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Dr. Sukarmin, M.Pd Ketua Satuan Admisi UTBK Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengungkapkan ada banyak cerita menarik dari para peserta ujian.

Pada gelombang pertama UTBK di Unesa, sempat dihebohkan dengan pemberitaan peserta UTBK yang batal mengikuti ujian karena salah lokasi. Peserta yang tidak ingin disebutkan namanya ini mendatangi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), padahal lokasi ujiannya berada di Unesa Lidah Wetan.

“Karena salah lokasi dia terlambat lebih dari waktu dispensasi yang ditentukan pusat, karena itu ya terpaksa tidak bisa ikut ujian,” ucapnya, Selasa (4/5/2021).

Selain itu, Sukarmin juga menemukan satu peserta yang tertidur pulas saat mengerjakan ujian. Namun, sesuai prosedur, pengawas kemudian memperingatkan peserta yang tertidur agar bisa kembali mengikuti ujian karena waktu ujian yang terus berjalan.

“Bisa karena kurang tidur, terlalu deg-degan, atau karena kelelahan ditambah puasa,” ujarnya.

Ada pula peserta perempuan yang kesurupan saat ujian.

“Peserta tiba-tiba teriak-teriak dan tidak sadarkan diri. Kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans,” jelasnya.

Setelah sadarkan diri, peserta kembali mengikuti ujian hingga sesi usai.

Menurut keterangan pengawas, peserta gelombang dua UTBK ini mengaku gerah dan panas menggunakan kaos tangan. Ia takut menyampaikan ke pengawas, lalu tiba-tiba tidak sadarkan diri.

“Kisah para peserta UTBK 2021 di Unesa ini harus menjadi perhatian bersama, terutama untuk para peserta pada pelaksanaan UTBK berikutnya,” ujar Sukarmin.

Menurutnya, penting untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari, baik fisik, maupun psikis.

“Kesuksesan itu perlu rencana dan persiapan yang matang, maka peserta harus siapkan dan matangkan rencana kesuksesan untuk masa depan,” tambahnya.

Untuk diketahui, UTBK 2021 di Unesa dihadiri sebanyak 14.441 atau 95.3 persen. Sementara yang tidak hadir tanpa keterangan sebanyak 734 atau sekitar 4.8 persen.

UTBK tahun ini di Unesa juga berjalan dengan lancar dan sukses meski diselenggarakan saat pandemi dan bertepatan dengan bulan Ramadan.

“Alhamdulillah ya, tidak ada apa-apa dan peserta maupun panitia sehat dan aman sesuai harapan kita bersama. Pun penetapan Prokes saat UTBK lancar dan ketat. Terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan ujian,” tutupnya.(frh/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Jumat, 14 Mei 2021
26o
Kurs