Jumat, 3 Februari 2023

Berantas Narkoba, Kemenkumham Jatim dan BNNP Geledah Lapas Pamekasan

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Pengeledahan di Lapas Pamekasan dimulai jelang tengah malam, Senin (6/6/2022).Foto : Humas Kemenkumham Jatim

Kanwil Kemenkumham Jatim bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim melakukan penggeledahan di Lapas Pamekasan.

Pengeledahan  dimulai jelang tengah malam, Senin (6/6/2022),  dipimpin langsung oleh  Teguh Wibowo Kadiv Pemasyarakatan bersama Brigjenpol M Aris Purnomo.

Sebanyak 75 orang petugas gabungan dari jajaran BNNP dan UPT jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim juga diturunkan dalam penggeledahan.

Teguh menekankan kepada seluruh petugas untuk melakukan penggeledahan secara teliti dan tidak membeda-bedakan. Seluruh kamar hunian warga binaan harus digeledah. “Lakukan dengan humanis, jangan arogan,” kata Kadivpas.

Dia menegaskan  pihaknya menggandeng BNNP Jatim adalah untuk bersama-sama memberantas peredaran gelap narkotika. Khususnya yang berpotensi dimasukkan ke dalam lapas/ rutan se-Jatim.

“Sinergitas kami dengan BNNP sebagai pihak yang berwenang jadi bukti komitmen kami dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Setelah melakukan penggeledahan sekitar dua jam, petugas menggelar hasil yang didapat dalam giat malam. Ada beberapa benda benda tajam seperti pisau kecil, beberapa kabel, serta alat elektronik milik warga binaan Lapas Pamekasan. “Barang bukti tersebut seluruhnya akan dimusnahkan, tidak ada toleransi,” terangnya.

Sementara itu, Aris menerangkan bahwa sebagai sesama aparat penegak hukum, pihaknya sangat mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, ini menjadi program positif karena semakin banyak stakeholder yang berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Momen peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) menjadi media yang baik untuk memperkuat komitmen tersebut. “Tindak tegas oknum yang masih bersangkutan dengan narkotika,” tegas Aris.

Tidak hanya razia, petugas juga menggelar urine test untuk mengetahui ada tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh. Masing-masing 20 petugas dan warga binaan dari Lapas Pamekasan dan Lapas Narkotika Pamekasan dipilih secara acak.

“Kegiatan seperti ini sangat positif, ke depan akan dilakukan juga di lapas/ rutan lain di Jatim,” urai Aris. (man/rst)

Berita Terkait